Tips Ber-Investasi Melalui Reksadana

By on 13 November 2014 | Artikel ini Sudah di baca 3.277 kali
investasi reksadana

Investasi Reksadana – Reksadana adalah sebuah bentuk investasi yang dilakukan secara kolektif atau bersama-sama untuk menginvestasikan dananya tersebut yang digunakan untuk membeli sebuah produk investasi semacam saham, deposito ataupun surat utang. Dalam melakukan investasi reksadana ini diperlukan lembaga yang mengurusi dan mengumpulkan investasi reksadana dari berbagai investor untuk kemudian dibelikan sebuah produk investasi. Lembaga yang mengurus dan memanajemen dana hasil kolektif tersebut dinamakan dengan MI (Manajer Investasi). MI ini sendiri mempunyai produk-produk investasi seperti Fortis (Fortis Ekuitas, Fortis Solaris, Fortis Pesona), Danareksa, Manulife dsb. Ambil contoh misalnya Fortis Ekuitas yaitu mengelola dana untuk membeli berbagai macam saham, seperti Perusahaan Telkom, Perusahaan Gas Negara dan lain sebagainya. Jadi anda tidak lagi direpotkan untuk memilih produk investasi apa yang sesuai, semuanya sudah di kelola oleh MI itu sendiri.

Nah, jika anda tertarik untuk berinvestasi reksadana mungkin perlu memperhatikan beberapa langkah awal dalam investasi reksadana :

1. Konsultasi dengan yang berpengalaman

Jika anda mempunyai dana yang lebih dan tertarik untuk menginvestasikan dana anda melalui program investasi reksadana, mungkin perlu mengkonsultasikan kepada yang berpengalaman dalam hal ini biasanya adalah seorang financial planner. Jadi mulai dari awal tujuan anda investasi melalui reksadana juga sudah jelas dan kedepannya hasil dari investasi tersebut akan digunakan untuk keperluan yang jelas juga.

2. Menentukan Jenis Reksadana

Tentukan dana tersebut kedepannya untuk apa, apakah untuk keperluan pembelian aset, dana pendidikan, dana pensiunan ataupun digunakan untuk keperluan financial lainnya.

3. Menetapkan Waktu Untuk Penggunaan Dana Tersebut

Anda harus menentukan kapan dana tersebut digunakan, apakah 2 tahun atau 5 tahun kedepan. Ini harus sejak awal sudah ditentukan agar planning juga tidak meleset ketika anda sudah mau menggunakan dana tersebut.

4. Mengenali Resiko

Kenali beberapa resiko yang mungkin akan terjadi ketika akan menginvestasikan dana tersebut pada MI

5. Mengenali MI (Manajer Investasi)

Setelah mengenali beberapa resiko yang mungkin akan terjadi dan sudah siap untuk berinvestasi, yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengenali Manajer Investasi yang tepat dan benar-benar berpengalaman. Jangan sampai dana anda hilang karena tidak ditangani oleh MI yang tidak berpengalaman.

Oke, itu mungkin beberapa tips langkah awal yang harus anda lewati ketika akan melakukan investasi secara kolektif (Reksadana), semoga bermanfaat.

 

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.