Sulit Menyisihkan Gaji Untuk Ditabung?

By on 5 Februari 2015 | Artikel ini Sudah di baca 3.553 kali

Perencanaan Keuangan – Selalu berpikir gaji tidak cukup, banyak cicilan, dan pengeluaran yang terlalu besar. Ya, seringkali pikiran itu membuat Anda tidak terpikir untuk menabung. Padahal, dengan memiliki tabungan setidaknya Anda dapat mewujudkan banyak hal dalam perencanaan finansial.

Berikut adalah beberapa langkah agar Anda tetap bisa menyisihkan sedikit dari gaji Anda dengan berbagai tantangan yang dihadapi.

Miliki Tujuan

Langkah pertama yang dapat Anda lakukan untuk mulai menabung adalah menentukan tujuan dari tabungan ini.

Banyak tujuan yang bisa Anda buat. Namun, cobalah merancang tujuan yang benar-benar bisa memotivasi dan sesuai dengan keinginan Anda.

Misalnya, menentukan tujuan tabungan ini untuk menjadi modal usaha, modal nikah atau modal untuk membeli rumah.

Tujuan ini sangat penting agar Anda lebih tahan dengan berbagai godaan seperti cicilan baru dan tambahan pengeluaran. Bukan hanya tujuan, Anda juga perlu memiliki komitmen akan tabungan yang Anda lakukan. Komitmen ini bisa menjadi dasar agar tabungan Anda semakin meningkat.

Tetapkan Jumlah

Anda telah menetapkan tujuan dari tabungan yang akan dimiliki. Kira-kira, berapa lama Anda dapat merealisasikan tujuan tersebut?

Di sinilah pentingnya untuk menentukan dari awal berapa uang yang wajib Anda tabung setiap bulannya. Agar tidak menggangu biaya-biaya lain yang Anda miliki, cobalah untuk menghitung biaya pengeluaran terlebih dahulu.

Dengan begitu, Anda akan mengetahui bagian yang masih bisa dihemat dan dapat memotong biaya pengeluaran untuk digunakan menabung.

Bila dimungkinkan, perlahan–lahan cobalah untuk menaikkan besar uang yang Anda tabung setiap bulan. Misalnya, di bulan pertama Anda menabung Rp50 ribu, maka di bulan selanjutnya berusahalah untuk meningkatkannya menjadi Rp75 ribu. Begitu seterusnya.

Para ahli perencana keuangan menyarankan agar tabungan setiap bulannya sebesar 10 persen dari pendapatan per bulan.

Bedakan Rekening

Langkah selanjutnya adalah membuka rekening baru yang terpisah dari rekening pengeluaran sehari–hari. Tujuannya, agar dana dalam tabungan Anda tidak terganggu, bisa terpisah, dan tidak tercampur dengan pengeluaran sehari–hari.

Cara ini bisa meminimalkan risiko uang tersebut terpakai. Saat membuka rekening baru untuk tabungan Anda, pilihlah tabungan dengan biaya administrasi rendah. Kemudian, simpan kartu ATM tabungan baru tersebut di rumah.

Tujuannya, agar Anda tidak dengan mudah mengeluarkan uang dari tabungan tetap yang dimiliki. Atau, bila perlu jangan buat kartu ATM untuk rekening tabungan Anda.

Disiplin

Perencanaan keuangan tidak akan berhasil tanpa adanya kedisiplinan. Disiplin adalah kunci penting bagi Anda untuk terus menabung.

Seperti berolahraga, apabila Anda disiplin dan rutin melakukannya, maka Anda akan segera mendapatkan manfaatnya. Begitu pula dengan menabung.

Bila tabungan semakin berlipat nilainya, Anda akan semakin bersemangat untuk terus menambah tabungan. Kemudian, Anda akan berusaha menghemat pengeluaran-pengeluaran tidak penting untuk terus menambah tabungan agar tujuan Anda bisa segera terwujud.

Ingatlah selalu tujuan dan komitmen yang Anda buat di awal untuk menahan berbagai godaan untuk menghabiskan tabungan.

 

Sumber: viva.co.id