Sistem dan Indikator Yang Rumit Dapat Membuat Anda Gagal Memindai Arah Tren

By on 29 Oktober 2014 | Artikel ini Sudah di baca 3.403 kali
Stock Index dan Saham

Investasi Saham – Trader baru? Trader berpengalaman? Di antara keduanya? Terlepas dari berapa lama Anda sudah melakukan aktifitas perdagangan, sangatlah mungkin bahwa Anda sudah berjuang dengan mengidentifikasi tren di pasar. Tren sangat penting untuk perdagangan yang sukses, tetapi tren juga salah satu dari masalah terbesar bagi para pedagang. Jadi, bagaimana Anda menghindari membuang-buang waktu dan energi ketika Anda sedang berusaha memprediksi tren? Jawabannya adalah kesederhanaan itu sendiri.

Jika Anda mengetahui perangkap trading, Anda dapat dengan mudah menghindari mereka. Kesalahan-kesalahan kecil yang tak terelakkan, seperti memasukkan simbol saham yang salah atau salah menetapkan tingkat pembelian. Namun itu masih dimaafkan, dan, dengan keberuntungan, bahkan kadang dapat menjadi  menguntungkan. Hal yang Anda harus hindari, bagaimanapun, adalah kesalahan karena penilaian buruk daripada kesalahan sederhana. Ini adalah kesalahan yang cukup mematikan yang merusak seluruh karir perdagangan bukan hanya satu atau dua perdagangan. Untuk menghindari hal ini, Anda harus selalu melakukan  refleksi pada aktifitas trading Anda sebelumya  dan tetap rajin. Memang ada pepatah rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya, rajin trading pangkal kehilangan uang So maksud rajin di sini lebih pada rajin belajar trading.

Kalau Anda rajin trading tanpa pengetahuan yang memadai, Anda memang akan bertambah-tambah mlarat dan stresnya
Pikirkan kesalahan trading seperti mengendarai mobil di jalan-jalan licin. Jika Anda tahu bahwa mengemudi di jalan licin berbahaya, Anda dapat menghindari bepergian melewati jalan licin. Tapi jika Anda tidak tahu tentang bahaya jalan licin, Anda mungkin memaksa diri seolah-olah tidak ada ancaman, Anda baru akan  menyadari kesalahan Anda setelah Anda sudah terlanjur berjalan.

Salah satu kesalahan pertama pedagang baru membuat banyak waktu terbuang dalam usaha memprediksi tren yang sah. Trader dapat menggunakan rumus yang sangat rumit, indikator-indikator, dan sistem untuk mengidentifikasi kemungkinan tren. Mereka akan berakhir menyusun begitu banyak indikator pada satu layar sehingga mereka bahkan tidak bisa melihat harga lagi. Masalahnya adalah bahwa mereka melupakan keputusan sederhana tentang kapan harus membeli dan kapan harus menjual.
Kesalahan di sini adalah mencoba memahami terlalu banyak sekaligus. Beberapa orang berpikir bahwa lebih rumit sistem mereka, semakin baiklah cara memprediksi tren. Ini hampir selalu adalah ilusi, kalau tidak percaya coba tanya Anggun pengalamannya kalah trading karena kebanyakan menggunakan perangkat yang rumit. Tergantung terlalu banyak pada sistem yang rumit membuat Anda benar-benar melupakan prinsip dasar perdagangan: membeli ketika pasar naik dan menjual ketika akan turun. Karena Anda ingin membeli dan menjual di awal tren, hal yang paling penting  adalah melakukan transaksi  ketika tren dimulai. Indikator yang rumit hanya akan mengaburkan informasi ini.

Ingatlah untuk tetap sederhana: salah satu cara termudah untuk mengidentifikasi tren adalah dengan menggunakan garis-garis trendline. Trendline adalah cara mudah untuk membiarkan Anda tahu kapan Anda melihat sebuah uptrend (ketika harga membuat serangkaian titik tertinggi yang lebih tinggi/ higher high dan terendah yang lebih tinggi/ lower high) dan downtrend (ketika harga menunjukkan nilai rendah  yang lebih tinggi/higher low dan terendah yang lebih rendah/ lower low). Garis-garis trendline menunjukkan batas bawah uptrend atau batas atas dari kecenderungan untuk menurun dan yang paling penting, dapat membantu Anda melihat ketika tren mulai berubah.

Setelah Anda merencanakan pengaturan trendline yang sesuai kenyaman Anda, Anda dapat menggunakannya untuk memutuskan kapan untuk mulai mengambil tindakan. Hanya setelah menggunakan indikator-indikator awal, yang harus Anda kerjakan adalah menggunakan strategi yang lebih spesifik untuk menentukan titik membeli atau menjual. Moving average yang tepat, turtle trading, dan Relative Strength Index (RSI) adalah beberapa contoh indikator yang lebih kompleks dan sistem yang tersedia. Tapi gunakanlah  hanya setelah Anda menentukan jika tren pasar bergerak atau tidak.