Sepanjang Pekan Lalu, Wall Street Loyo

By on 15 September 2014 | Artikel ini Sudah di baca 1.794 kali

Bursa AS memerah di sepanjang pekan lalu. Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pekan yang berakhir 12 September 2014, indeks S&P 500 tergerus 1,1% menjadi 1.985,54 setelah reli selama lima pekan berturut-turut menembus rekor.

Sektor energi menjadi sektor penggerus terbesar S&P 500 yakni 3,7% setelah harga kontrak minyak Brent mencapai level terendah dalam dua tahun terakhir. Penyebab penurunan harga minyak dipicu oleh kecemasan pelaku pasar akan kemungkinan penurunan permintaan minyak.

Terdapat sejumlah saham yang pergerakannya turut mempengaruhi bursa AS. Beberapa di antaranya yakni Caterpillar Inc yang turun 3,2% selama sepekan, Apple Inc naik 2,7% setelah merilis produk baru, dan Yahoo! Inc melompat 8,3% setela Alibaba Group Holding bersiap melakukan initial public offering (IPO).

“Data yang ada menunjukkan bahwa perekonomian cukup baik saat ekonomi berjalan lancar. Meski demikian ada risiko inflasi. Hal ini yang ingin dipertahankan the Fed. Saat ini kita sedang berada pada mode spekulasi bahwa the Fed akan segera menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya,” papar Peter Jankovskis, chief investment officer OakBrook Investments LLC.

Sumber : BLOOMBERG