Sekuritas Individual Untuk Investor Macam Apa?

By on 10 Juli 2014 | Artikel ini Sudah di baca 2.949 kali
investasi reksadana

Investasi Reksadana – Bila Anda sungguh-sungguh ingin berinvestasi di saham dan obligasi individual, kami menyarankan agar Anda membatasi pembelian sekuritas individual tak lebih dari 20 % total uang yang telah diinvestasikan dalam saham dan obligasi (termasuk yang telah Anda investasikan dalam reksa dana). Jadilah realistis tentang alasan Anda berinvestasi di dalamnya. Dan sebelum Anda memetik terlalu banyak uang dalam saham dan obligasi yang Anda pilih sendiri, ingatlah kata-kata bijak dari Jack Bogle, yang sering disebut teman investor terbaik reksa dana:

“Mencoba untuk membangun sebuah program investasi sekuritas  individual adalah, untuk semua  orang kecuali  investor-investor tertentu yang menganggap hal ini bodoh. Taruhan saham khusus harus dibuat, setidaknya  dalam porsi kecil, dan lebih lagi adalah untuk kegembiraan dari permainan daripada keuntungan. ”

Ya, Bogle adalah seorang pendiri dan mantan CEO dari sebuah perusahaan reksa dana yang besar, Vanguard. Namun komentarnya tak  mementingkan diri sendiri. Vanguard juga menjalankan sebuah perusahaan broker diskon yang menangani perdagangan sekuritas individual untuk para pelanggan yang bermaksud melakukannya.

Dalam jangka panjang, Anda tak akan memperoleh keuntungan yang lebih besar daripada manajer reksa dana profesional yang bekerja full time dan berinvestasi dalam sekuritas dari jenis dan tingkat yang sama risiko yang sama dengan Anda. Seperti dengan menyewa kontraktor untuk renovasi rumah, Anda harus melaksanakan pekerjaan rumah Anda untuk mendapatkan manajer reksa dana yang baik. Bahkan bila Anda berpikir bahwa Anda mampu melakukan yang terbaik, ingat bahwa bahkan manajer investasi berlevel superstar seperti Peter Lynch telah menaklukkan rata-rata pasar hanya dengan beberapa persen investasi per tahun.
Dalam pengalaman kami, ada sebagian investor yang lebih menggemari bersenang-senang memilih untuk berinvestasi dalam sekuritas individual lantaran mereka mengira bahwa mereka lebih cerdas atau lebih beruntung daripada investor lain. Bila Anda seperti kebanyakan orang ini, dapat dikatakan bahwa, dalam jangka panjang, saham dan obligasi Anda yang dipilih secara individual tidak akan mengungguli orang-orang profesional yang melakukan investasi full time.

Kami sudah melihat hal-hal yang kontras antara kedua jenis kelamin tentang masalah ini (yang didukung oleh penelitian). Mungkin karena perbedaan dalam kadar testosteron, cara orang dibesarkan, atau apa pun alasannya, laki-laki cenderung memiliki masalah lebih besar dalam menjinakkan ego mereka dan mengakui bahwa mereka lebih baik menyerahkan pemillihan sahan dan obligasi kepada mereka yang lebih profesional. Mungkin sifat ini secara genetik terkait dengan sifat-sifat laki-laki yang tidak senang menanyakan arah.

Sebelum Anda bersiap-siap untuk bersaing dalam dunia investasi secara lebih cerdas dan lebih bijaksana, pelajarilah terlebih dahulu cara terbaik untuk menganalisis laporan keuangan perusahaan dan membandingkan dan  memilih saham dan obligasi serta menggunakan sumber-sumber terbaik penelitian investasi seperti Value Line. Juga, jangan abaikan kesempatan untuk pasang kuda-kuda dari semua penelitian dan pengetahuan manajer investasi  terbaik. Dengan mencari data perusahaan saham  terbaik yang dapat Anda cari referensinya dari banyak sumber, Anda dapat menggunakan laporan tersebut untuk mencari tahu saham dan obligasi apa yang dibeli beberapa manajer uang paling berbakat di dunia atau minimal di Indonesia.

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.