Seberapa Pentingkah Oscillator Divergence Untuk Kegiatan Trading Anda?

By on 4 Juni 2014 | Artikel ini Sudah di baca 2.868 kali
Broker Forex legal

Investasi Forex – Sifat day trading mensyaratkan bahwa pedagang berjangka membuat penilaian konstan apakah pasar dalam sebuah trend atau sedang dalam mode trading berdasarkan range.  Jika mode  trading saat itu adalah  trading berdasarkan range,  kita membutuhkan cara mudah mengidentifikasi poin pembalikan jangka pendek. Di sisi lain, jika mode yang diasumsikan adalah trading berdasarkan  trend, kita membutuhkan  cara untuk mengidentifikasi :
Titik masuk yang sesuai berdasarkan tren yang berlaku saat ini
Waktu  keluar yang tepat titik didasarkan pada kemungkinan pelemahan trend.

Sebuah cara yang efektif untuk mengidentifikasi titik balik  pasar intraday jangka pendek melibatkan evaluasi momentum di belakang ayunan pasar yang terjadi secara berturut-turut. Momentum harga adalah ukuran tingkat, atau kecepatan, perubahan harga. Normalnya, jika kita mengharapkan ayunan pasar berturut-turut untuk terus menciptakan titik tertinggi yang baru atau tititk terendah yang baru, kita akan mengharapkan tingkat perubahan harga bertambah seiring dengan perpindahan ke titik  tertinggi yang  baru atau titik terendah yang  baru. Jika berturut-turut ayunan tidak memiliki peningkatan momentum, validitas dari setiap dorongan baru yang lebih tinggi atau lebih rendah menjadi dipertanyakan.

Salah satu alat yang sangat efektif untuk mengukur momentum harga adalah Oscillator 10/3. Ini adalah indikator sederhana yang dibangun dengan mengurangkan periode 10 Exponential Moving Average (EMA) dari periode 3 Exponential Moving Average. Sebagai alternatif, kebanyakan paket charting menawarkan pembangunan indikator MACD ( Moving Average Convergence Divergence – ) . Sedang Oscillator 10/3 dapat disimulasikan dengan MACD dengan menetapkan parameter jangka pendek pada angka 3, parameter jangka panjang sampai 10, dan parameter pelancar (smoothing) pada angka 1.

Jika menggunakan Oscillator 10/3, kita mencoba untuk mengidentifikasi salah satu dari dua kondisi di ayunan pasar berturut-turut yang pindah ke salah satu titik tertinggi baru atau titik terendah baru. Yang pertama dari kondisi ini disebut sebagai ” Oscillator Divergence /Osilator Divergen” dan yang kedua sebagai ” Konfirmasi Momentum “. Kedua istilah ini menggambarkan kondisi yang berlawanan. Biasanya, masing-masing secara  berturut-turut membentuk  ayunan poros tinggi (swing pivot high) atau ayunan poros rendah (swing pivot low) akan disertai oleh salah satunya dalam trend pasar menuju harga yang lebih rendah.  Oscillator Divergence digambarkan sebagai ayunan ke posisi terendah baru dalam harga yang disertai dengan titik rendah lebih tinggi dalam oscilator. Dalam pasar yang bergerak menuju harga yang lebih tinggi, hal ini digambarkan sebagai ayunan ke titik tertinggi baru dalam harga yang disertai dengantitik  tinggi yang lebih rendah dalam oscilator. Pada intinya, Oscillator Divergence menunjukkan bahwa pergerakan pasar saat ini telah kehilangan momentum. Peristiwa ini pada saat terjadi menunjukkan  bahwa pembalikan arah adalah yang paling mungkin akan terjadi. Jika kita telah mempertimbangkan perdagangan ke arah pembalikan yang diharapkan, ini akan menjadi waktu yang tepat untuk memulai entri.

Di samping  itu, saat Konfirmasi Momentum terjadi, kita tahu bahwa arah ayunan saat ini memiliki tenaga yang tersisa, dan akan lebih baik untuk tetap ada di posisi terakhir atau mencari kesempatan yang lebih baik. Jika digunakan dengan benar, Oscillator 10/3 dapat menjadi alat yang sangat membantu untuk  trader intraday. Indikator ini cukup cepat dan efektif dalam  mengukur momentum pasar, mengungkapkan informasi berharga tentang niat yang mendasari pasar. Jadilah mahir dalam penggunaannya, namun tetaplah  menyadari bahwa indikator ini tidak sempurna.

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.