Menyingkap Adanya Korelasi Antara Emas Dan Minyak

By on 14 Mei 2014 | Artikel ini Sudah di baca 2.848 kali
gold-for-oil

Investasi Emas – Di dalam dunia perdagangan emas, terdapat spekulasi mengenai adanya korelasi antara emas dan minyak. Spekulasi ini berkembang di kalangan para investor maupun produsen  emas internasional. Meskipun dengan fungsionalitas yang berbeda, kita semua tahu baik emas maupun minyak merupakan asset yang strategis walau secara umum belum banyak orang yang tahu bahwa minyakpun dapat menjadi asset investasi pribadi akan halnya emas.  Benarkah terdapat korelasi antara emas dan minyak?

Tiga argumen :
Pertama, hubungan kausal langsung
Kedua, dampak minyak pada saham perusahaan emas
Ketiga,  harga emas dan minyak didorong oleh faktor umum

Pertama, hubungan kausal langsung

Salah satu argumen yang masih berlangsung bahwa harga minyak yang tinggi tak baik untuk perekonomian, menahan pertumbuhan dan menyeret turun harga saham.
Sebagai akibat, investor mencari aset alternatif, seperti emas.
Dengan demikian, harga minyak secara tidak langsung mempengaruhi harga emas.
Skenario seperti itu dapat diamati pada akhir tahun 1970-an ketika kartel minyak mengurangi output minyak, sehingga harganya melonjak.
Hal ini mengakibatkan gelombang kejutan melalui ekonomi AS dan global dan mengakibatkan resesi panjang tahun 1970-an.

Kedua, dampak minyak pada saham perusahaan emas

Cara berbeda adalah dengan melihat sebuah penyebab terbalik antara harga harga minyak dan saham perusahaan pertambangan emas. Minyak mahal membuat ekstraksi emas lebih mahal dan oleh sebab itu meminimalkan profit margin tambang emas. Hal ini lantaran sebagian besar biaya tambang terkait dengan energi ( minyak).

Ketiga, emas dan minyak didorong oleh faktor umum

Keduanya, baik emas maupun minyak diperdagangkan dalam dolar AS. Oleh sebab itu, harga bergantung pada kekuatan mata uang ini. Apa yang dimaksud dengan tanda kekuatan (atau kelemahan ) mata uang? Jawabannya adalah tingkat inflasi. Hal ini dapat diistilahkan bahwa harga kedua komoditas memiliki kecenderungan yang sama bukan karena salah satu mempengaruhi yang lain, namun karena harga mereka didorong oleh faktor umum.
Dan ini adalah tingkat inflasi. Teori ketiga ini merupakan pengingat bahwa korelasi (dalam kasus ini adalah korelasi antara emas dan minyak), yang berarti pola yang sama, tidak selalu berarti sebab-akibat. Satu penjelasan yang mungkin memang penyebab langsung. Pengaruh harga minyak pada tingkat nilai emas. Kemungkinan lain adalah hubungan tidak langsung, dengan faktor lain yang ada di antara keduanya. Atau, bersamaan dengan berlangsungnya argumen ke tiga, faktor umum yang mempengaruhi tingkat kedua komoditas. Hal ini bahkan bisa menjadi lebih rumit, apabila hubungan ini tidak stabil dari waktu ke waktu
Sebagai contoh, pada tahun 1970 harga minyak barangkali memiliki pengaruh yang jauh lebih besar pada emas daripada tahun-tahun belakangan ini.

Jadi, setelah memahami pemaparan di atas, masuk akal jika Anda mulai mempercayai bahwa korelasi antara emas dan minyak memang perlu menjadi wacana yang pantas Anda catat. Maka walaupun emas dipercayai sebagai komoditas tahan inflasi, Anda akan tetap dapat waspada dan melakukan tindakan preventif ketika sesuatu yang kurang menyenangkan terjadi pada minyak.

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.