Mengkalkulasi Dengan Jitu Tren Pertumbuhan Harga Properti

By on 30 April 2014 | Artikel ini Sudah di baca 1.949 kali
Properti

Investasi Properti – Ada banyak  cara untuk mengkalkulasi tren pertumbuhan harga properti di suatu daerah atau kawasan. Disarankan sebaiknya mengkalkulasi pertumbuhan tersebut minimal 3 tahun optimal sampai dengan 5 tahun untuk meminimalkan terjadinya kerancuan.

1. Tren Pertumbuhan Harga Properti Versi Pemerintah
Pemerintah, dalam hal ini Dirjen Pajak yang merupakan salah satu instansi yang berada di bawah departemen Keuangan Republik Indonesia, selalu memantau perkembangan harga properti dalam suatu kawasan tertentu di mana tugas tersebut dilaksanakan oleh KP3 ( Kantor Pelayanan Pajak Pratama ) di tingkat Kota atau Kabupaten di seluruh Indonesia. KP3 selalu mengupdate data-data transaksi jual beli properti yang diperoleh dari :

  • Notaris ( Pejabat Pembuat Akta Tanah )
  • Camat ( berfungsi sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah sementara jika di suatu daerah belum ada layanan notaris )
  • Broker properti professional (Century21, ERA, RayWhite, dll )
  • Pengamatan petugas pajak sendiri di lapangan untuk melakukan penyesuaian nilai apabila ada yang dianggap janggal
  • Bank

Tren pertumbuhan yang dilaksanakan oleh Dinas Pajak ini dapat kita baca di PBB tahun berjalan, di mana dapat kita lakukan perbandingan dari tahun sekarang terhadap tahun-tahun sebelumnya dari situ akan kita temukan nilai tren pertumbuhan harga properti. Pada umumnya yang naik hanya NJOP bumi (tanah) saja sedang nilai NJOP bangunan tidak berubah ( padahal seharusnya dari tahun ke tahun NJOP bangunan turun karena terjadi penyusutan akibat depresiasi per tahun )

2. Tren Pertumbuhan Harga Properti Versi Developer Real Estat
Developer Real Estat “raja kecil” di lingkungan kompleks yang mereka miliki tersebut, mempunyai hak menetapkan harga jual unit-unit property mereka beserta kenaikan harga. Untuk mengetahui tren kenaikan harga di suatu real estat khususnya di unit baru ( Primary Market ) dapat dilihat dengan cara membandingkan :

  • Unit properti (apartemen, rumah, ruko, rusun, kios dan lain-lain) dengan tipe yang sama
  • Dengan tipe yang sama ( LT, LB, model, spesisfikasi)
  • Di cluster yang sama

Bermodalkan 3 parameter tersebut akan ditemukan tren kenaikan harga yang dimaksud, di mana biasanya developer real estate akan menjalankan langkah-langkah seperti tersebut di bawah ini:

  • Meghitung terlebih dahulu unit costing per unit properti yang hendak dijual
  • Memperkirakan berapa lama divisi marketing dapat memasarkan
  • Mengkalkulasi Future Value dari Present Value tiap unit costing
  • Menyelenggarakan progressive discount, di mana semakin cepat konsumen melakukan order maka semakin besar diskon yang mereka peroleh
  • Secara gradual menaikkan harga jual mengikuti progres penjualan

3. Tren Pertumbuhan Harga Properti Versi Investor Properti
Investor Properti sejati hanya melihat dari satu sisi value saja yaitu apakah properti yang hendak dia beli tersebut dijual di bawah harga pasar dan dapat dijual kembali dengan harga premium dalam rangka memperoleh capital gain atau disewakan untuk mendapatkan positive cashflow in secara rutin.

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.