Mencoba Bisnis Properti Tanah Kavling di Indonesia

By on 14 Januari 2016 | Artikel ini Sudah di baca 586 kali

Investasi Properti – Mencoba bisnis properti tanah kavling adalah hal yang bisa dikatakan tidak terlalu sulit tetapi juga tidak terlalu mudah. Hal tersebut tergantung dari keahlian Anda sebagai pengusaha pemula untuk menilai peluang dan pangsa pasar yang ada. Oleh karena itu, ketika Anda ingin mencoba terjun ke bisnis properti khususnya tanah kavling ada beberapa hal yang harus dipikirkan antara lain:

Survey dan prediksi pasar

Hal pertama yang perlu Anda lakukan saat ingin memulai bisnis di bidang properti khususnya tanah kavling adalah survey dan prediksi pasar. Anda harus memiliki kemampuan analisis jangka panjang terkait tanah kavling yang Anda pasarkan, apakah nantinya tanah kavling tersebut memiliki nilai jual lebih tinggi beberapa tahun kedepan atau tidak. Dengan ketepatan analisis yang Anda bangun, Anda tidak akan mengalami kerugian selama berbisnis tanah kavling karena modal yang ada bisa digunakan untuk meraih keuntungan dua kali lipat.

Jumlah relasi

Ketika Anda ingin membangun bisnis di bidang properti khususnya tanah kavling, ada baiknya Anda memperhitungkan jumlah relasi Anda di berbagai daerah, pembangunan relasi bisnis juga dapat digunakan untuk meningkatkan target penjualan Anda. Terkait relasi ada beberapa hal yang dapat Anda manfaatkan dari proses penjalinan relasi yang baik seperti Anda akan mendapat banyak informasi tanah kavling yang hendak dijual di berbagai daerah atau Anda memperoleh informasi agen yang layak untuk membantu menjual tanah kavling Anda.

Lokasi tanah

Ketika Anda ingin melaksanakan bisnis di bidang penjualan tanah kavling, perhatikan lokasi tanah yang Anda beli, sehingga nantinya ketika dijual lagi harganya bisa beberapa kali lipat dari harga sebelumnya. Akan lebih baik jika Anda bisa membeli tanah di lokasi yang strategis seperti dekat dengan pemukiman penduduk, dekat dengan kawasan pertokoan, atau lainnya.

Ukuran tanah

Hal lain yang perlu Anda perhatikan selain lokasi tanah adalah ukuran tanah, dimana nantinya secara tidak langsung ukuran tanah yang ada akan mempengaruhi harga jual dari tanah tersebut. Hal tersebut karena lokasi tanah yang tersedia akan berhubungan dengan pemanfaatan tanah saat hendak dibeli seperti untuk mendirikan hotel, pemukiman, apartemen, atau lainnya. Semakin banyak bangunan yang dapat dibangun diatas anah kavling tersebut, maka harga yang terakumulasi juga akan semakin mahal.

Kelengkapan surat tanah

Ketika Anda ingin bertindak sebagai pemain utama dalam bisnis tanah kavling, kelengkapan surat tanah akan meningkatkan harga jual dari tanah yang Anda miliki. Hal tersebut karena tanah yang memiliki sertifikat lengkap dari badan terkait diyakini tidak akan menimbulkan masalah di kemudian hari, seperti sengketa lahan atau hal lain yang mungkin terjadi ketika sertifikat tanah tidak lengkap.

Strategi pemasaran

Hal terakhir yang perlu dipikirkan terkait bisnis yang satu ini adalah strategi pemasaran yang diterapkan. Dalam hal ini, strategi pemasaran juga harus dikaitkan dengan daya beli masyarakat, seperti permintaan pembelian yang umumnya lebih menghendaki sistem cicilan daripada sistem cash. Namun demikian, selain hal tersebut ada beberapa metode pemasaran yang dapat terapkan dalam penjualan tanah kavling seperti:

  • Metode beli-bagi-jual. Metode ini dilakukan dengan cara setelah dibeli, tanah dipatok dengan ukuran tertentu sebelum dijual kembali.
  • Metode beli-tambah-jual. Metode ini dilakukan dengan cara setelah dibeli, tanah diberi sedikit bangunan yang akan menaikkan nilai jual dan dicoba ditawarkan.

Dengan pengetahuan terkait hal-hal diatas, semoga Anda dapat mencoba bisnis properti tanah kavling dengan lancar tanpa gangguan.