Menaklukkan Ketakutan Berinvestasi Saham

By on 21 Januari 2015 | Artikel ini Sudah di baca 2.748 kali

Menaklukkan Ketakutan Berinvestasi SahamInvestasi Saham – Investasi dapat menjadi usaha berbahaya namun menguntungkan. Banyak orang telah patah harapan dan memutuskan untuk tidak akan pernah berinvestasi lagi. Ini adalah ketakutan utama untuk berinvestasi dalam bidang investasi apapun. Mereka mungkin memberikan alasan seperti ‘Saya tak punya cukup uang’ atau ‘Saya tak tahu di mana harus berinvestasi’. Tapi ketakutan nomor satu selalu adalah ketakutan yang berhubungan dengan kehilangan uang. Jika investor pemula tahu bahwa ia tidak akan kehilangan uang, ia harus menggunakan segala cara yang diperlukan (seperti pinjaman) untuk membeli peluang investasi sebanyak mungkin.

Investasi di sini bisa berarti banyak hal dari membeli koin emas hingga properti. Namun, saham biasa adalah bentuk investasi yang paling populer. Ada beberapa cara bagaimana untuk mengurangi rasa takut Anda berinvestasi di saham biasa.

Dapatkan Pendidikan

Bila Anda tahu lebih banyak tentang sesuatu, Anda lebih yakin hasil yang kurang lebih akan Anda peroleh. Bila Anda tahu bagaimana menghitung nilai wajar dari saham biasa, Anda akan tahu Anda sedang mengharapkan return dari investasi Anda. Ingat bahwa semakin sedikit ketidakpastian yang Anda miliki, semakin kecil risiko yang Anda hadapi. Anda juga akan tahu lebih banyak tentang risiko downside dari investasi Anda. Jika saham biasa bernilai Rp. 30.000,00 per saham kas bersih yang positif, adalah menguntungkan jika ternyata saat ini telah diperdagangkan pada Rp. 50.000,00 per saham, maka Anda tahu bahwa saham tersebut tidak akan diperdagangkan dibawah Rp. 30.000,00 per saham untuk jangka waktu yang panjang. Risiko maksimum mungkin di sini adalah 40% dari investasi awal Anda.

Mulailah Dengan Jumlah Yang Kecil Terlebih Dahulu

Ketika Anda memulai perjalanan investasi Anda, Anda memiliki banyak hal yang harus diketahui. Pendidikan kurang berarti banyak hal yang kurang diketahui yang berarti risiko yang lebih besar. Bagaimana Anda harus memulai jumlah yang kecil? Seperti jika terlalu banyak uang Anda justru akan dibayangi perasaan takut kehilangan. Jika Anda masih tidak tahu, bagaimana jika Rp. 10.000,00  per hari? Sepuluh ribu rupiah per hari menjadi  Rp.5.000.000.000,00 setelah lima puluh tahun investasi dengan return 10,5%. Bahkan jika Anda memiliki Rp.5.000.000.000,00 sekarang, lebih baik bagi Anda untuk memulai dari yang kecil jika Anda seorang investor pemula.

Membayar Diri Sendiri Terlebih Dahulu

Dengan ini, tidak berarti bahwa investor menggunakan uang mereka untuk membeli barang-barang yang tak begitu perlu. Membayar untuk diri sendiri terlebih dahulu berarti bahwa Anda menemukan investasi yang dapat membayar Anda terlebih dahulu sebagai investor. Apa investasi yang dapat membayar Anda terlebih dahulu? Satu hal yang terlintas dalam pikiran adalah membeli saham biasa yang secara historis memiliki dividen stabil atau meningkat. Ada satu cara untuk membayar diri Anda terlebih dahulu dengan menjual opsi panggilan tertutup. Namun bagi investor pemula, kami sarankan kita meletakkan subjek ini sampai Anda benar-benar benar-benar nyaman dengan berinvestasi di saham biasa.

Belajar Dari Kesalahan Anda
Setelah Anda mulai berinvestasi, rasa takut kehilangan uang itu masih selalu ada. Cara terbaik untuk belajar adalah dari kesalahan Anda sendiri. Apakah Anda akan bebas dari rasa takut setelah membaca kolom ini? Jawabannya mungkin tidak. Ketakutan selalu ada karena ketidakpastian. Investasi sukses adalah tentang memprediksi masa depan yang tidak pasti. Bahkan berinvestasi dalam rekening pasar uang Andapun masih dapat menjadi hal yang  tidak pasti. Ini melibatkan beberapa risiko yang kecil. Risiko lain mungkin inflasi yang lebih tinggi dari suku bunga yang ditawarkan. Ada juga ketidakpastian mengenai arah suku bunga.

Kita hidup di dunia yang tidak pasti. Alih-alih bersembunyi di balik dinding, kita perlu untuk merangkul dan mendidik diri kita sendiri untuk semakin mengurangi ketidakpastian. Melakukan hal ini telah berhasil meningkatkan hasil investasi kami di luar tingkat inflasi.