Market Review dan Analisa Teknikal Chart, 27 Agustus 2015

By on 27 Agustus 2015 | Artikel ini Sudah di baca 578 kali

Market Review Hari Ini – Emas kembali tertekan oleh data ekonomi US yang membaik sehingga mendongkrak Dollar US menguat. Perekonomian Amerika semakin membaik pada bulan agustus memicu spekulasi prospek kenaikan suku bunga oleh The Fed. Investor menjauhi emas dan memburu saham yang kembali rebound. Investor juga mencermati langkah – langkah Bank Sentral China dalam mengatasi pelambatan ekonomi China. Data US nanti malam adalah Prelim GDP dan Unemployment Claims yang akan dirilis jam 19.30 Wib. William Dudley, tadi malam mengatakan kurang menarik jika The Fed menaikan suku bunga bulan September namun dia juga mengatakan suku bunga US bisa naik tahun ini, selain itu dia juga mengatakan pelambatnya ekonomi China dapat mempengaruhi harga barang dan jasa US. Secara teknikal, Jika sentiment negative, kemungkinan harga emas mengalami koreksi dan test level $ 1117 dan jika berhasil ditembus akan memicu harga untuk test level selanjutnya $ 1110. Jika sentimen positif, kemungkinan harga emas akan kembali test resistance $ 1140 dan jika ditembus akan memicu test level selanjutnya ke $ 1146.

Laporan EIA mengenai stok minyak di Amerika menunjukan berkurangnya stok minyak sebesar 5,45 juta barel, masih lebih rendah dibandingkan dengan laporan API menunjukan penurunan persediaan sebesar 7,3 juta barel. Sedangkan persediaan bensin di Amerika menunjukan kenaikan sebesar 1,7 juta barel. Harga minyak sempat naik dikisaran $ 39.85 namun kembali drop dilevel $ 38.52, menjelang penutupan market US, harga minyak kembali naik perlahan. Saat ini sesi asia, harga minyak diperdagangkan di level $ 39.32 ( Monex Trader Platform jam 08.34 WIB ). Permintaan akan minyak yang masih lesu dan stok minyak secara global masih berlimpah membuat harga minyak agak kesulitan untuk merangkak naik. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan harga Crude Oil akan test support $ 38.50 dan jika berhasil ditembus akan memicu harga bergerak ke support berikutnya $ 38.00. Jika sentiment positif, kemungkinan harga Crude akan mencoba naik diatas resistance $ 40.00 dan $ 40.50

Gubernur BOJ, Kuroda berbicara pagi ini mengenai target inflasi 2 % adalah terbaik untuk Negara maju seperti Jepang, kenaikan suku bunga The Fed adalah sinyal kepercayaan dalam pemulihan ekonomi US dan menjadi positif bagi dunia secara umum dan khususnya ekonomi Jepang, bank sentral tidak menargetkan nilai tukar dan tidak ada perang mata uang. BOJ juga memiliki banyak pilihan untuk melakukan pelonggaran. Namun Kuroda juga mengatakn penurunnan impor China karena melambatnya ekonomi China, bisa melukai perekonomian Asia. Yen terhadap Dollar US langsung melemah setelah pidato Gubernur BOJ, menyentuh 119.81 dan kembali naik perlahan di atas 120. Rebound nya saham Wall Street juga mengurangi mata uang safe haven seperti Yen

Sementara itu dari benua Australia, pagi ini dirilis data  Private Capital Expenditure -4.0% sedangkan ekspektasinya -2.5%. harga aussie menguat hingga level 0.71520 sesi asia pagi ini. Aussie juga terkena imbas dari penguatan dollar US semalam, dengan harga terendah 0.70690.

Sedangkan ECB siap untuk menambah atau memperpanjang program quantitative easing jika merosotnya harga komoditas dan pelambatan ekonomi global mengancam target inflasi. Program pembelian aset tersebut saat ini sebesar €60 miliar ($69 milyar) per bulan, dan akan berlangsung hingga bulan September 2016, dan dikatakan Praet memiliki fleksibilitas dalam besar, komposisi, dan jangka waktu.

Indeks Saham Hangseng dibuka gap up dilevel 21615 seiring kembali reboundnya saham Wall Street yang rebound setelah komentar dari The Fed New York, William Dudley, yang mengecilkan peluang kenaikan suku bunga di bulan September dan data durable goods yang solid. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 4% untuk mencatat kinerja harian terbaik sejak tahun 2011, dengan ke-30 komponen indeks blue chip ditutup menguat. Indeks S&P 500 juga ditutup naik 3.9%. Sedangkan indeks Nasdaq Composite mencatat gain 4.2%. Secara teknikal, jika sentiment negative, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan test support 21000. Jika sentiment positif, kemungkinan Indeks Saham Hangseng akan bergerak diarea resistance 22000.

news

Analisa Teknikal Chart

Pada Chart EURGBP  time frame 30 menit, terlihat Formasi Triangle, Kemungkinan penurunan ke 0.72900

Klik gambar untuk memperbesar

EURGBP.mM30

 

Pada Chart GBPJPY time frame 15 menit  terlihat Formasi Channel Down,  Kemungkinan kenaikan ke 187.770

Klik gambar untuk memperbesar

GBPJPY.mM15

Pada Chart EURUSD time frame 30 menit, terlihat Formasi Falling Wedge, Kemungkinan kenaikan ke 1.13900

Klik gambar untuk memperbesar

EURUSD.mM30