Manakah Dari 2 Cabang Analisis Teknis Ini Yang Cocok Untuk Anda? Sistem Mekanis Atau Sistem Diskresioner?

By on 21 Agustus 2014 | Artikel ini Sudah di baca 3.491 kali
Trader Forex

Investasi Forex – Pada dasarnya ada dua jenis cabang dari analisis teknis yang menjadi sistem dalam trading Forex yaitu  sistem mekanis dan sistem diskresioner. Sinyal perdagangan itu keluar dari sistem mekanis terutama didasarkan dari analisis teknis secara sistematis terapan. Di sisi lain, sistem diskresioner menggunakan pengalaman, intuisi atau penilaian pada entry dan exit. Tapi mana yang menghasilkan hasil yang lebih baik? Atau lebih penting, mana yang lebih cocok dengan gaya trading Anda? Ini adalah artikel yang akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut. Pertama-tama kita akan menganalisis pro dan kontra masing-masing pendekatan sistem.

SISTEM MEKANIS

Keuntungan
Sistem semacam ini dapat dijalankan secara otomatis dan efisien terhadap backtest. Sistem ini memiliki aturan yang sangat kaku entah, ada perdagangan atau tidak ada. Pedagang teknikal lebih tidak rentan terhadap emosi daripada pedagang diskresioner.

Kekurangan
Kebanyakan pedagang Forex  melakukan backtest pada sistem perdagangan yang salah. Pasar Forex selalu berubah. Pasar Forex (dan semua pasar) memiliki komponen acak. Kondisi pasar mungkin terlihat mirip tapi mereka tidak pernah sama. Sebuah sistem yang bekerja dengan sukses tahun lalu tidak berarti akan bekerja sama persis tahun ini.

SISTEM DISKRESIONER

Keuntungan
Sistem diskresioner mudah beradaptasi dengan kondisi pasar yang baru. Keputusan trading berdasarkan pengalaman. Pedagang belajar untuk melihat sinyal perdagangan yang memiliki peluang sukses yang lebih tinggi.

Kekurangan
Pada sistem ini tidak bisa dilakukan backtest  atau otomatisasi, karena selalu ada keputusan pikiran yang akan dibuat. Butuh waktu untuk mengembangkan pengalaman yang dibutuhkan untuk perdagangan yang berhasil dan melacak perdagangan dengan cara diskresioner. Pada tahap awal ini dapat berbahaya.

Sekarang, pendekatan mana yang lebih baik bagi para pedagang Forex? Yang satu tentu lebih baik dan sesuai kepribadian Anda. Misalnya, jika Anda adalah seorang trader yang  merasa sulit  mengikuti sinyal trading Anda, maka Anda lebih baik menggunakan sistem mekanis, dimana penilaian Anda tidak akan memainkan peran penting dalam sistem Anda. Anda hanya mengambil Itu sinyal dari sistem perdagangan Anda.

Jika hambatan psikologis mempengaruhi setiap pedagang (keserakahan, ketakutan, kemarahan, dll) menempatkan Anda dalam skenario yang tidak diinginkan, Anda akan lebih baik menggunakan sistem mekanis, karena Anda hanya perlu mengikuti sistem Anda kepada diri Anda sendiri, yaitu beli, jual atau menutup perdagangan. Tidak ada keputusan lain yang harus dibuat.
Di sisi lain, jika Anda seorang trader yang penuh kedisiplinan, maka Anda lebih baik menggunakan sistem diskresioner, Karena sistem diskresioner beradaptasi dengan kondisi pasar dan dapat diandalkan Anda untuk mengubah kondisi perdagangan Anda. Misalnya, Anda memiliki target 60 pips pada ‘jual’. Tapi tiba-tiba pasar mulai mengalami tren naik, maka Anda bisa memindahkan target Anda pada 100 pips.

Apakah ini berarti bahwa perdagangan sistem diskresioner tidak memiliki aturan? Salah. Perdagangan sistem diskresioner berarti bahwa sekali seorang trader menemukan sistemnya, trader kemudian memutuskan apa yang harus dilakukan. Tapi setiap trader masih membutuhkan aturan  tertentu yang harus diikuti seperti ukuran posisi, dan kondisi yang harus dipenuhi sebelum berpikir untuk memasuki pasar, dan sebagainya.

Dalam perdagangan sistem diskresioner, harga berperilaku mirip dengan masa lalu, namun tidak pernah identik, karena itu merupakan hasil dari setiap perdagangan yang tidak diketahui. Namun, kita harus memiliki aturan yang kaku pada sistem kita. Kondisi tertentu harus dipenuhi sebelum kita bahkan berpikir memasuki perdagangan. Hal ini membuat kita keluar dari masalah dan sistem kita hadir sesuai dengan aturan yang telah kita tetapkan. Karenanya kita harus rajin menonton perilaku harga dan akhirnya memutuskan apakah  saat itu merupakan kesempatan yang baik atau tidak.

Apakah Anda memilih untuk menjadi pedagang diskresi atau pedagang mekanis ada beberapa poin penting yang harus Anda pertimbangkan:

  1. Anda perlu memastikan sistem perdagangan Forex yang Anda gunakan betul-betul sesuai kepribadian Anda. Jika tidak, Anda akan terjebak dalam kebiasaan tebak-menebak.
  2. Memiliki beberapa aturan dan sekaligus disiplin untuk mengikuti aturan-aturan tersebut
  3. Luangkan waktu Anda untuk membangun sistem yang sempurna. Ini tidak mudah dan membutuhkan waktu dan kerja keras, namun pada akhirnya, jika dilakukan dengan benar, akan memberikan hasil yang menguntungkan dan konsisten.
  4. Sebelum melakukannya dengan uang riil, cobalah pada akun demo atau bahkan pada akun mini (kami sarankan memilih opsi ke dua, karena kita akan mencoba sekaligus dengan hambatan psikologis).

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.