Lebih Dekat Dengan Breakout & Resistance

By on 5 Mei 2015 | Artikel ini Sudah di baca 2.437 kali

Investasi Saham – Breakout  melalui perlawanan yang paling diinginkan dari semua peluang perdagangan. (Diskusi ini akan menjadi pembahasan kesempatan membeli dari breakout. (Sebuah kesempatan menjual sama ada di ditembusnya level support). Sebuah pelarian adalah penetrasi ressistence berdasarkan harga yang ditetapkan dari waktu ke waktu dengan tempat pembalikan harga diambil di sekitar titik harga yang sama di periode waktu sebelumnya.

Kedengarannya mudah. Yah itu pasti terdengar mudah ketika seseorang yang ada di seminar senilai jutaan rupiah yang mengatakan kepada kita tentang hal tersebut. Kita juga mungkin pernah membaca ebook senilai ratusan ribu rupiah betapa mudahnya berada di perdagangan yang mengatakan akan membuat kita seorang trader independen yang kaya raya.

Breakout  yang indah jika mereka terus berlanjut. Jika breakout gagal, Anda dapat mengharapkan harga yang tidak dalam tren namun untuk kembali ke kisaran terikat mungkin menyentuh harga yang lebih rendah sebelum naik lagi. Pergerakan harga tersebut mungkin melampaui stop loss Anda dan Anda tidak akan senang dengan hal tersebut.
Hal ini terjadi lebih sering dari yang Anda mau percayai. Karena begitu banyak orang lain melihat breakout mereka seperti sesuatu yang membuat mereka  gugup seperti Anda dan Anda memiliki banyak cara keluar cepat dengan menggoyangkannya sedikit. Hal ini disebut sebagai “pembeli yang menyesal” atau “perangkap banteng”. Apa ini benar-benar mewakili namun ini adalah sebuah pukulan yang serius.

Ingat, breakout adalah produk dari pasar terikat kisaran yang ditetapkan. Kelanjutan dari pasar sideways adalah aturan dengan pindah dari support atau resistance kembali ke kisaran perdagangan. Itu berarti breakout gagal merupakan suatu aturan. Breakout adalah pengecualian. Beberapa trader yakin apa yang terjadi sebaliknya merupakan prinsip yang benar. Yang dapat dikenakan biaya bundel uang tunai dalam kerugian perdagangan.
Selain itu, MACD juga perlu dimainkan. Ketika Anda mempertimbangkan saham yang ingin Anda ketahui apakah saham tersebut  menunjukkan kecenderungan untuk tren. Jika Anda ingin lebih sukses dalam perdagangan Anda, maka Anda harus dapat dengan cepat mengidentifikasi saham dengan kecenderungan ini. Berlatih dan selalu berlatihlah! Logika menyatakan bahwa Anda akan membuat lebih banyak keuntungan dalam tren saham bukan pada isu-isu yang berfluktuasi naik dan turun.

Kalau masih boleh mengingatkan, sesepuh-sesepuh trading selalu mengatakan kepada kita, ‘Follow the trend. Trend is a friend’. Di dunia trading bukan neko-neko yang menjadi kawan. Yang menjadi kawan adalah tren. Walau Suryanto dan Suryanti adalah kawan, mereka tak dapat membantu Anda dalam trading. Wong Suryanto sehari-hari jualan ikan di pasar, Suryanti bekerja meladeni manula yang tumbuh dewasa ( manula kok tumbuh dewasa ya hehehe), bagaimana bisa mereka membantu Anda? Kidding. Rumusnya, karena tren adalah kawan=selalulah ada di dekatnya, sideway adalah musuh=jauhilah, dan kombinasikan dengan teori breakout yang Anda yakini.