Kondisi Ekonomi Yang Melemah Dapat Menurunkan Suku Bunga KPR

By on 2 Desember 2014 | Artikel ini Sudah di baca 4.193 kali
Ekonomi Melemah

Perencanaan Keuangan – Jadi Anda sudah berhati-hati dengan uang Anda selama ini dan selalu menyisihkan sebagian untuk kondisi gawat darurat? Okelah kalau begitu hehehe! Bahkan ketika kondisi ekonomi lemah, mereka yang telah merencanakan ke depan bisa mendapatkan keuntungan dari penurunan ekonomi dengan mengambil keuntungan dari kondisi pasar. Bahkan hipotek bisa mendapatkan keuntungan pada saat ekonomi sulit seperti tarif cenderung turun ketika data ekonomi yang lemah dilaporkan. Bagaimana Anda mengambil manfaat sebagai konsumen cerdas dari ini? Solusinya adalah angka!

Data ekonomi yang lemah biasanya berarti bahwa konsumen menarik kembali pengeluaran dan prihatin tentang pekerjaan mereka dan masalah keuangan lainnya. Akibatnya, pasar hipotek biasanya melihat penurunan permintaan untuk hipotik dan penurunan suku bunga yang dikenakan untuk hipotik. Mereka yang telah menunda membeli rumah untuk beberapa waktu dan memiliki kredit kelas bintang mungkin menemukan bahwa selama ini kemerosotan ekonomi, mereka bisa mendapatkan lebih banyak rumah untuk sedikit uang dan tingkat return yang besar.

Seperti biasa, membayar untuk tetap di atas suku bunga KPR yang sering berubah dari minggu ke minggu. Jika Anda berpikir untuk mengambil sebuah hipotek baru satu item yang harus Anda perhatikan adalah bahwa yang berpotensi menaikkan suku bunga adalah data inflasi. Ketika pasar melihat data yang menunjukkan inflasi naik, suku bunga KPR cenderung naik pula. Apabila Anda berniat  membeli sebuah rumah, Anda dapat berpotensi menyelamatkan diri sebanyak setengah persentase poin hanya dengan mengetahui ketika data inflasi dirilis dan mengunci suku bunga  dalam tingkat Anda sebelumnya  jika Anda berpikir data akan menunjukkan bahwa inflasi meningkat.

Sama seperti di pasar saham, untuk investor properti di luar sana atau bahkan mereka yang sedang mencari-cari informasi untuk membeli rumah baru, waktu terbaik untuk membeli adalah ketika pasar sedang turun. Rumah yang mungkin telah di  luar rentang harga bisa tiba-tiba dapat berkurang puluhan juta. Menggabungkan dengan tingkat bunga yang setengah titik ke titik yang lebih rendah dari apa yang Anda harapkan dan Anda segera menemukan bahwa rumah yang Anda pikir akan menjadi perjuangan berat ternyata mudah didapatkan!
Ekonomi naik dan turun, tapi seiring waktu semua seimbang dan hampir semua  (termasuk perumahan)  stabil. Dengan perencanaan pembelian properti Anda dan menjaga kredit Anda,  Anda dapat mengatur untuk mengambil keuntungan dari kemerosotan ekonomi dan keluar dari situ dalam kondisi lebih baik secara finansial! Licik? Cerdik donk! Ayo….yang belum mencoba. Monggo dicoba. Nanti kalalu untung, traktir penulis ya!?

 

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.