Kiat Mencari Pembeli Ketika Anda Melakukan Flipping Properti

By on 7 Juli 2014 | Artikel ini Sudah di baca 2.660 kali
Properti

Investasi Properti – Jika Anda menjual ulang/flipping properti, Anda perlu menemukan pembeli secara cepat untuk menghasilkan uang. Anda dapat menemukan pembeli secara cepat dengan mendaftar investor dan pelanggan potensial lainnya di acara-acara bisnis lokal dan lelang serta dengan membangun mailing list online yang dapat Anda kirimkan kepada para pembeli potensial.

Flipping properti menarik karena memungkinkan Anda untuk mulai memperoleh uang segera. Anda tak harus menyewakan properti Anda, mengurus pajak dan biaya manajemen selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, dan Anda tak harus menunggu pembeli. Ide di balik flipping adalah bahwa Anda membeli properti yang dijual cepat karena alasan-alasan tertentu, dan menjualnya kembali dengan cepat kepada seseorang segera setelah renovasi selesai. Caranya, tentu saja, adalah dengan menemukan pembeli yang berniat membeli dengan cepat. Jika Anda berencana untuk flipping properti tetapi tidak dapat menemukan pembeli cepat, penundaan penjualan akan berarti keuntungan yang hilang.

Untuk menjual properti investasi Anda dengan cepat:
1) Kunjungi lelang untuk menemukan investor lain. Lelang penyitaan lokal tidak hanya cara yang bagus untuk menemukan properti investasi berikutnya yang dapat Anda perbaiki dan Anda jual kembali. Selain itu lelang juga tempat yang bagus untuk membagikan kartu bisnis Anda kepada investor lain. Kumpulkan kartu nama dari investor lain yang Anda temukan di lelang untuk membangun sederet daftar investor yang dapat Anda hubungi setiap kali Anda memiliki properti untuk dijual. Hal ini terutama penting jika Anda berencana untuk melakukan bisnis flipping properti secara teratur.

2) Membangun daftar e-mail. Setelah Anda memiliki sejumlah kartu nama dan e-mail dari investor lain, kembangkanlah mailing list dan daftar e-mail. Dengan cara ini, Anda mampu menawarkan dengan cepat setiap kali Anda akan menjual properti. Akan tetapi, perlu diingat bahwa Anda tak dapat hanya mengirimkan informasi yang tidak diminta kepada orang lain. Milikilah hanya investor yang mendaftar untuk e-mail newsletter Anda, dan dengan cara ini Anda dapat mengirim informasi tentang properti terbaru Anda dalam newsletter edisi terbaru Anda. Gunakan opt-in /daftar ganda untuk e-mail newsletter dan kelompok diskusi e-mail, terutama, lantaran undang-undang anti-spam bekerja cukup ketat. Juga, berhati-hatilah untuk tidak menyalahgunakan daftar e-mail atau mailing list. Jika Anda mengirim investor terlalu banyak informasi yang tidak mereka minati, mereka tidak akan hanya memilih keluar dari mailing list dan daftar e-mail, tetapi mereka akan menjadi terganggu dan lebih kecil kemungkinannya untuk melihat secara teliti peluang properti anda. Anda mungkin ingin membagi milis Anda ke dalam beberapa kelompok. Misalnya, mengirim newsletter hi-end untuk para investor yang tertarik terhadap properti hi-end, dan mengirim unit sewa untuk para investor yang tertarik properti komersial. Dengan cara ini, setiap investor akan mendapatkan informasi yang memang mereka benar-benar menarik minat mereka.

3) Bergabung dengan kelompok bisnis di wilayah Anda. Setiap kegiatan, pertemuan, atau makan siang yang diselenggarakan oleh kelompok-kelompok bisnis di wilayah Anda adalah kesempatan membangun jaringan besar yang memungkinkan Anda bertemu calon investor dan investor di wilayah Anda. Di samping itu, Anda akan bertemu orang-orang yang mungkin bukan investor namun masih tertarik dalam bisnis. Orang-orang ini bisa jadi masih tertarik untuk menghubungi Anda di saat mereka mempunyai properti yang perlu mereka jual cepat atau mencari informasi tentang properti yang akan dijual. Hampir setiap orang dapat merujuk bisnis kepada Anda dan dapat merujuk pelanggan untuk Anda, sehingga membangun jaringan teman-teman dengan banyak pemilik usaha di daerah Anda.

4) Menggunakan bantuan online. Di internet terdapat banyak kelompok diskusi, papan pesan, dan forum di mana Anda dimungkinkan untuk bertemu dengan investor lain yang barangkali tertarik untuk membeli properti Anda. Internet adalah sumber daya yang besar jika Anda melakukan bisnis menjual ulang properti karena Anda dapat menerima dan mengirim informasi dengan cepat