Investasi Reksadana Bersifat Likuiditas

By on 17 November 2014 | Artikel ini Sudah di baca 1.913 kali
investasi reksadana

Investasi reksadana atau sebuah investasi dengan menggunakan dana kolektif dari beberapa investor ini masih bisa berjalan hingga saat ini serta dengan adanya reksadana ini seorang investor bahkan mampu mengembangkan usahanya sendiri. Perputaran keuntungan dengan membelikan reksadana berupa saham, deposito, dinar, obilgasi atau yang lainnya tentunya saat ini cukup memberikan keuntungan yang baik untuk masing-masing investor. Berbagai macam keuntungan lainnyapun adalah bisa sewaktu-waktu kita bisa menarik dana yang telah kita investasikan melalui reksadana tersebut. Keuntungan ini yang cukup memberikan kemudahan bagi investor dimana jika setiap saat ingin membutuhkan dana itu kembali maka pihak menajer investasi bisa membantu untuk memproses pengembalian dana tersebut, tapi harus melewati berbagai macam kebijakan yang telah disepakati sebelumnya.

Investasi reksadana yang bersifat likuiditas (bisa di cairkan kapan saja) ini bisa membantu kita jika sewaktu-waktu di tengah tempo perjalanan investasi tersebut kita membutuhkan pengeluaran yang harus di selesaikan, sehingga investasi reksadana yang sudah kita lakukan sebelumnya bisa kita tarik kembali untuk memenuhi kebutuhan kita terlebih dahulu. Namun jika kita meminta dana tersebut kembali biasanya akan ada penalti yaitu biasanya berupa potongan uang (jika deposito) yang sudah disepakati pada awal perjanjian. Dengan demikian anda akan tetap terus bisa melakukan investasi dan anda juga bisa menggunakan uang tersebut kembali tanpa harus menunggu waktu jatuh tempo yang telah di tentukan.

Namun dalam reksadana ini ada beberapa jenis reksadana yang modalnya perlu menunggu waktu, seperti saham, dinar, emas dan lain-lain. Jenis reksadana tersebut tidak serta merta langsung bisa dikeluarkan dananya, karena harus menjualnya terlebih dahulu, tapi prioritas untuk menjualnya tinggi jadi tidak harus menunggu terlebih dahulu ada yang membutuhkannya. Berbeda dengan deposito, kita bisa sewaktu-waktu meminta dananya tersebut kembali tapi dengan catatan kita akan dikenakan biaya untuk permintaan dana kembali sebelum jatuh tempo. Permintaan dana kembali pada investasi reksadana sebelum jatuh tempo seperti ini sudah sangat sering terjadi. Karena kita juga tidak tahu dan tidak bisa merencanakan kapan kita harus perlu mengeluarkan uang yang sangat mendesak dan kapan kita harus berhemat atau menabung, jadi investasi reksadana ini yang menjadi pilhan karena yang mempunyai sifat likuiditas. Dan investasi reksadana yang bersifat likuiditas inilah yang cukup diminati masyarakat untuk mengelola keuangannya melalui investasi reksadana.

 

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.