Investasi Properti Masih Cukup Aman

By on 17 Desember 2014 | Artikel ini Sudah di baca 2.658 kali
Investasi Properti

Investasi PropertiInvestasi properti di kalangan investor masih cukup lebih dominan dipilih karena masih cukup aman dalam hal pendapatan keuntungan secara kotinyu dan kestabilitasan harga di saat menjual properti itu kembali. Pihak investor memilih properti untuk dijadikan sebagai aset investasi dalam jangka yang panjang dengan hasil yang tidak selisih jauh dari harga awalnya, bisa jadi malah mendapat keuntungan yang jauh lebih besar. Meskipun investasi dalam bentuk properti ini masih sangat kurang likuidnya dalam arti properti ini tidak bisa langsung saja di cairkan harus menunggu waktu kurang lebih 2 sampai 3 bulan untuk menjual kembali properti tersebut, itulah alasan kenapa para investor lebih memilih untuk berinvestasi properti. Selain itu investor juga beranggapan bahwa jika dengan melakukan investasi properti ini bisa menyelamatkan kekayaan mereka jika sewaktu-waktu nanti keadaan ekonomi memburuk.

Investasi properti sepertinya memberikan stimulan tersendiri bagi para calon investor untuk mengajak agar dari sekarang bisa belajar investasi untuk kehidupan dimasa depan yang tentunya kita tidak tahu pastinya apakah nanti kekayaan yang kita rasakan ini akan tetap stabil seperti ini atau mungkin saja bisa menurun drastis tanpa kita rencanakan sebelumnya. Jika kekayaan yang di miliki sekarang ini bertambah terus menerus mungkin saja tidak akan terfikirkan untuk kerugian yang akan terjadi. Namun bukankah lebih baik lagi jika sebagai antisipasi kerugian kita memanfaatkan kekayaan yang diperoleh sekarang sebagai modal untuk kekayaan di masa mendatang. Karena sudah dipastikan aset yang berbau properti ini pasti akan terus selalu meningkat, sekalipun jika harga bangunan turun karena sudah tidak sesuai dengan model terbaru, tapi harga kavling tanah nilainya pasti jauh lebih baik dibanding dari bangunannya tersebut.

Nilai jual properti ini secara terus menerus pasti akan meningkat, namun yang biasanya sering terjadi pada calon investor pemula agak sedikit kebingungan bagaimana waktu yang tepat saat mau memulai bisnis investasi properti ini. Pastinya calon investor harus mengetahui jenis-jenis siklus investasi properti. Diantaranya :

– Jika kondisi ekonomi makro membaik, maka sudah dipastikan jumlah permintaan properti akan naik, otomatis harga propertipun juga naik.
– Selalu perhatikan tingkat suku bunga yang tinggi, jika suku bunga naik biasanya investor tidak akan membeli properti, dikarenakan tidak ingin membeli properti dengan tingkat suku bunga yang cukup tinggi tersebut.
– Perhatikan lokasi untuk memulai bisnis investasi properti ini, jika lokasi sangat strategis biasanya harganya juga akan semakin mahal

Harapannya dengan adanya beberapa jenis siklus tersebut dapat memberikan sedikit gambaran yang berarti kepada para investor untuk memulai bisnis investasi properti.

 

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.