Hmm Pilih Investasi Reksadana atau Deposito ya?

By on 30 Maret 2015 | Artikel ini Sudah di baca 3.169 kali

Investasi reksadana dan juga deposito merupakan sama-sama bentuk jenis investasi yang merupakan sarana atau instrumen investasi bagi para pemilik modal untuk mengembangkan harta kekayaannya. Selain daripada itu deposito dan juga reksadana merupakan jenis investasi yang terbentuk lewat pengumpulan dana publik. Oleh pengelola, dana ini kemudian disalurkan kembali ke dalam suatu portofolio investasi. Dalam kasus deposito, kumpulan dana itu disalurkan dalam bentuk kredit. Dan untuk reksadana dana di salurkan dengan cara membeli unit penyertaan terlebih dahulu kemudian dana tersebut akan dibelikan sebuah produk reksadana seperti saham maupun obligasi. Intinya kedua produk ini sama-sama akan menghasilkan sebuah keuntungan cuma dalam kasus reksadana keuntungan tidak bisa dijamin nominalnya berapa, karena ini berkaitan dengan kondisi pasar pada saat itu. Berbeda lagi jika dengan deposito keuntungan berapa persen sudah bisa diprediksi sesuai dengan jangka waktu deposito yang telah disepakati.

Perbedaan mendasar lainnya dari kedua jenis investasi ini yaitu terletak pada sang pengelola dimana deposito akan dikelola langsung oleh pihak bank, dan kemudian bank berhak langsung menjual dana tersebut ke pihak lainnya. Sedangkan kalau pada investasi reksadana, dana ini akan dikelola oleh manajer investasi sebagai penggerak dan promotor dari dana kolektif tersebut, namun yang menyimpan seluruh dana tersebut bukanlah manajer investasi melainkan pihak kedua yaitu Bank Kustodian. Disini pihak Manajer Investasi bukanlah menilik pada seseorang namun bentuk dari Manajer investasi itu sendiri adalah sebuah perusahaan, mungkin umumnya kalau kita mendengar istilah Manajer lebih menitik beratkan pada orang tertentu yang berperan, akan tetapi sebenarnya manajer investasi itu adalah sebuah perusahaan yang akan mengelola, melaporkan, menganalisa, mengevaluasi setiap laporan yang akan disampaikan kepada pihak investor.

Lalu keuntungan dari investasi reksadana itu sendiri berasal dari mana? Untuk keuntungan dari reksadana akan didapatkan melalui hasil penjualan dari produk reksadana tersebut selisih keuntungan dari hasil penjualan itu yang akan didapatkan oleh pihak investor. Jadi disini pure bisnis untung rugi tidak bisa diprediksi yang ada harus meningkatkan kinerja dari perusahaan penjual reksadana tersebut.

Pada dasarnya memilih jenis investasi, entah itu investasi reksadana maupun deposito, semuanya tinggal tergantung pada diri Anda masing-masing. Tingkat kebutuhan yang akan menyesuaikan produk atau jenis investasi Anda.