Faktor Geopolitik Picu Rally Harga Emas

By on 8 Agustus 2014 | Artikel ini Sudah di baca 2.428 kali

Emas – Emas melajut ke level tertinggi dalam 3 pekan, berusaha mengakihri pelemahan mingguan beruntun terpanjang sejak September, seiring meningkatnya tingkat permintaan safe haven di tengah kecemasan di Timur Tengah dan ketegangan di Ukraina. Pertikaian di Ukraina dan Timur Tengah telah membantu emas rebound tahun ini dari penurunan terbesar dalam lebih dari 3 dekade. Rusia melarang impor produk pertanian dari AS dan Uni Eropa sebagai respon terhadap sanksi dan mempertimbangkan untuk menutup jalur udara Siberia dari penerbanngan Eropa dan Amerika. Sementara pihak Israel mengatakan gencatan senjata dengan pihak Hamas di Gaza dilanggar beberapa jam sebelum berakhir.

“Pemberian izin untuk serangan udara terhadap Irak oleh Obama kemungkinan akan memicu aksi hindar resiko pada pasar dan mendorong harga emas naik,” ucap Howie Lee, analis investasi pada Phillip Futures Ltd., di Singapura. “Harga emas naik kemarin seiring tingginya tingkat permintaan akibat meningkatnya ketegangan di Ukraina. Saat ini emas berpeluang terus naik.”

Emas telah mencetak kenaikan sebanyak 2.2% pekan ini meski seiring dollar mencapai level tinggi 9 bulan terhadap euro dalam sinyal perekonomian di AS sedang pulih sementara perekonomian Eropa terhambat. Harga emas mencetak penurunan selama 3 pekan sebelumnya. Presiden European Central Bank Mario Draghi kemarin mensinyalkan kebijakan moneter akan berbeda dari AS untuk waktu yang lebih lama.

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.