Emas Rebound Dari Level Terendah 8 Bulan

By on 24 September 2014 | Artikel ini Sudah di baca 3.707 kali

Emas – Emas menguat dan rebound dari level terendah delapan bulan pada hari Selasa seiring pelemahan dollar pasca pernyataan pejabat Fed New York yang mengatakan kenaikan suku bunga harus dilakukan dengan hari-hati, sementara serangan udara AS memberikan ketegangan global membuat peningakatan permintaan aset safe haven.

Presiden Fed New York, William Dudley, mengecilkan pentingnya proyeksi suku bunga dari anggota Fed yang dirilis pada pekan lalu dimana sebagian pasar menganggap hal tersebut sebagai sinyal hawkish. Amerika dan sekutu Arab meluncurkan misil dan serangan udara ke markas Islamic State di Suriah pada hari Selasa, menjadi jalan pembuka pertempuran baru terhadap kelompok militan. Selain itu pelemahan bursa saham global juga menopang kinerja emas sebagai investasi alternatif.

Namun penguatan emas masih terlihat terbatas dengan laporan yang menunjukkan kepemilikan emas di SPDR Gold Trust, ETP berbasis emas terbesar di dunia, turun ke level terendah sejak Desember 2008 menjadi 774,65 ton.

Emas pada perdagangan Selasa ditutup pada level $1.224,30 per troy ons, dengan level terendah harian $1.214,57, dan tertinggi $1.235,45.

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.