Emas Melambung Seiring Persitiwa Ukraina Picu Permintaan

By on 7 Agustus 2014 | Artikel ini Sudah di baca 1.988 kali

Emas – Emas melonjak melewati level $1.300 pada hari Rabu atas aksi beli safe haven yang di picu oleh ketakutan bahwa mungkin akan ada esklasi konflik militer di Ukraina dan melemahnya pasar ekuitas global.

Investor membeli emas dan obligasi Treasury AS dan menjual ekuitasnya setelah NATO mengatakan bahwa Rusia telah menempatkan sekitar 20.000 tentaranya yang siap bertempur di perbatasan Ukraina dan dalih untuk misi kemanusiaan dapat di gunakan untuk melakukan invasi, sebenarnya itu menunjukkan bahwa Moskow dapat dengan segera melakukan serangan darat kepada negara tetangganya tersebut.

Selain itu, Presiden Rusia Vladimir Putin juga telah menandatangani sebuah dekrit  tentang larangan atau membatasi impor produk pertanian untuk setahun kedepan dari negara-negara yang memberlakukan sanksi terhadap Rusia.

Emas berjangka AS untuk pengiriman bulan Desember berakhir dengan naik 1.8% di $1,308.20/onz. Harga emas spot melonjak sebesar 1.6% menjadi kisaran $1,308/onz, setelah di tutup datar pada sesi sebelumnya.

Reli pada hari Rabu telah mengirim emas berada di atas MA 50 hari dekat $1,295/onz. Di sesi sebelumnya, logam mulia bergerak lebih tinggi setelah bertahan di atas MA 200 hari di $1,280.

Ketegangan geopolitik di Ukraina dan Timur Tengah sebagian besar bertanggung jawab atas kenaikan emas sebesar 7% pada tahun ini. Emas, sering di anggap sebagai aset alternatif terhadap aset beresiko seperti ekuitas, emas dapat menguat jika ekuitas turun lebih jauh lagi.

Pasar emas fisik gagal berikan dukungan terhadap harga akhir-akhir ini karena periode musim panas yang cukup tenang.

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.