Emas Berakhir Di Dekat Level Terendah 7 Bulan Atas Kecemasan Pada Fed

By on 11 September 2014 | Artikel ini Sudah di baca 2.261 kali

Emas – Emas berakhir di dekat level terendah dalam tujuh bulan yang hanya berada di atas $1,240/onz, di tarik turun oleh ketakutan bahwa data ekonomi yang optimis dapat mendorong Federal Reserve untuk naikan suku bunga lebih cepat daripada perkiraan.

Logam mulia abaikan faktor geopolitik menjelang pidato Presiden AS Barack Obama yang akan menjelaskan sebuah strategi dalam menghadapi ISIS, yang merupakan sebuah kelompok di Irak yang menerapkan cara-cara sadis yang termasuk melakukan pemenggalan kepala dua tawanan asal Amerika Serikat.

Para investor mengantisipasi sikap yang lebih hawkish pada kebijakan moneter dari Federal Open Market Committee (FOMC) pada pertemuan kebijakan selanjutnya di tanggal 16-17 September, setelah sebuah penelitian dari Fed San Fransisco yang di rilis pada hari Senin menunjukkan bahwa investor meremehkan kecepatan pada dimana Fed mungkin naikan suku bunga lebih cepat.

Emas AS berjangka untuk bulan Desember berakhir dengan turun $3.20 di $1,245.30/onz.

Harga emas spot menyentuh level terendah sejak awal Juni di $1,246.56/onz dan terakhir turun 0.5% di kisaran $1,250/onz. Harga tersebut kurang dari $10 di atas $1,240.69, yang merupakan harga terendah sejak Februari.

“Dollar yang kuat mungkin akan berikan dampak lebih lanjut pada emas dan komoditas lainnya,” kata Mark To, kepala analis di Wing Fung Financial Group di Hong Kong.

“Ini terlihat seperti pasar berpikir bahwa sangat mungkin untuk kenaikan suku bunga yang lebih cepat berdasarkan data ekonomi. Level support terdekat untuk emas berada di $1,240 namun emas dapat menuju $1,200.”

Suku bunga yang tinggi akan meredam daya tarik aset lindung nilai seperti emas.

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.