Dollar AS Makin Menguat, Euro Pun Makin ‘Terluka’

By on 1 September 2014 | Artikel ini Sudah di baca 1.351 kali
USD

Agustus menjadi bulan kedua berturut-turut bagi USD menunjukkan keperkasaannya. USD kian diburu di tengah spekulasi The Fed makin dekat dengan kebijakan menaikkan suku bunga.

Sementara itu, Uni Eropa dan Jepang masih akan diguyur stimulus. Alhasil, dollar AS berada di level terkuat dalam setahun terakhir terhadap mata uang euro yang digunakan 18 negara Uni Eropa.

Departemen Tenaga Kerja AS diperkirakan mengumumkan tenaga kerja bertambah 225.000 bulan Agustus, dan menjadi penambah sinyal penguatan ekonomi AS.

“Dalam beberapa pekan terakhir, dollar AS terlihat paling menguat terhadap euro dan sedikit terhadap yen,” kata Vassili Serebiakov, Strategist Foreign Exchange di BNP Paribas SA.

Bloomberg Dollar Spot Index yang menyusuri pergerakan greenback terhadap 10 kurs utama dunia, naik 0,7 persen ke 1.029,48 sepanjang bulan Agustus.

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.