Day Trading Bagi Investor Reksa Dana Modal Kecil

By on 2 Desember 2014 | Artikel ini Sudah di baca 3.888 kali

Investasi Reksadana – Anda sudah ngebet ingin berinvestasi dalam reksa dana namun modal Anda cupet? Sekarang ini, segala kesulitan yang dihadapi para investor di masa lalu tidak lagi dihadapi oleh investor-investor jaman ini. Kemudahan-kemudahan semakin dekat dengan investor modern di antaranya kemudahan teknologi bahwa investor dapat memanfaatkan internet untuk berinvestasi di hampir semua jenis tawaran investasi yang tersedia termasuk reksa dana. Di samping itu besaran investasi juga tidak lagi menjadi penghalang bagi para investor yang hanya memiliki modal kecil.  Di bawah ini adalah pandangan bagi para investor untuk menerjuni investasi reksa dana dengan modal kecil.

Biasanya, dengan modal besar maka pilihan investasinya lebih beragam dan dapat membeli saham yang relatif bagus (dan biasanya juga lebih mahal). Hal ini tidak berarti modal kecil tidak dapat  ikut meramaikan pasar saham dan reksadana. Ada yang menganjurkan, apabila modal anda ‘pas-pasan’ maka ikuti saja daytrading. Dengan daytrading Anda tidak perlu memiliki stok saham alias stok yang dibeli pagi hari dan dijual di sessi 2. Namun strategi ini mengharuskan kita untuk selalu memantau harga supaya tidak kecolongan atau harus memilih orang yang benar-benar jujur. Hal ini demi  menghindari kecurangan mengambil untung saham ketika harga naik.

Pendapat lain mengatakan, jika Anda ingin mencoba bermain saham dengan modal dibawah Rp 50,000,000,00 maka hal tersebut dimungkinkan. Minimumnya adalah Rp 2,000,000 – Rp 3,000,000,- namun  dengan biaya bulanan Rp 100,000,- dimana harga ini relatif mahal karena langsung pasang order ke BEJ, sedang yang lain harus melalui broker. Dengan dana yang “hanya” Rp 3,000,000 berarti harus memperoleh return lebih besar dari 3.3% per bulan hanya untuk menutupi biaya bulanan saja. Jika Anda lihai, Anda dapat mencari informasi bahwa  dengan modal yang sama Anda dapat mulai berinvestasi dengan biaya bulanan yang lebih rendah.

Taruhlah informasi telah Anda dapat dan Anda meletakkan uang Anda dalam investasi ini, maka Anda akan mendapatkan :
-Perkembangan NAB dan NAV yang bagus, dapat mencapai 60% per tahun.
-Fee yang umum untuk transaksi saham adalah 0.0025 (beli) dan 0.0035 (jual). Minimal fee per hari transaksi “hanya” Rp 15,000,00 dan tidak ada fee lain lagi. Modal awal juga tidak harus Rp 50,000,000,00
-Initial deposit dapat serendah Rp 10,000,000,00. Dengan uang sebesar Rp 10,000,000,  keuntungan yang diperoleh sekitar Rp 900,000,00

Berdasarkan pengalaman salah seorang yang pernah bekerja di perusahaan sekuritas, jika kita akan melakukan jual-beli saham atau reksa dana, maka kita harus membeli via pialang yang ada di perusahaan sekuritas.  Untuk transaksi beli saham biasanya J/T pembayaran kita ke perusahaan tersebut adalah T+4 hari. Misalnya transaksi tanggal 1 maka harus dibayar tanggal 5. Jika terlambat, biasanya dikenakan penalty. Untuk menjualnya J/T pembayaran dari perusahaan tersebut adalah T+5. Contoh transaksi dalam satu hari ( daytrade) Beli reksa dana UNTUNGGEDE  500 lbr @1000 + fee = 510.000 T+4Jual UNTUNGGEDE 500 lbr @1050+fee = 514.500 T+5 Apabila dilakukan nett off dalam satu hari transaksi untung yang kita peroleh adalah = 4.500, yang akan dibayarkan pada T+5. Nah apakah sekarang Anda mantap melakukan day trading reksa dana dengan modal kecil? Kami tunggu kabar dari Anda.

 

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.