Bertrading di Meta Trader – Amankah Trading Melalui Meta Trader?

By on 22 Januari 2014 | Artikel ini Sudah di baca 3.268 kali

Bertrading di Meta Trader – Amankah Trading Melalui Meta Trader

Para trader forex mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah Meta Trader. Apa itu Meta Trader? Ini adalah sejenis software yang dibuat oleh MetaQuotes Corp yang bisa digunakan untuk mendukung kegiatan trading online. Tidak hanya forex, Meta Trader ini juga mendukung kegiatan trading CFD dan perdagangan berjangka. Keunggulan platform ini memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Selain dapat didownload secara cuma-cuma, Meta Trader juga bisa dikustomisasi dan pemakaiannya cukup sederhana. Sudah banyak trader yang menggunakan software ini dalam kegiatan tradingnya.

Namun, pernahkah Anda terpikirkan dengan keamanan dari Meta Trader? Amankah trading melalui Meta Trader? Sangat gawat jika akun Meta Trader bisa di bajak oleh hacker. Bisa-bisa segalanya hancur berantakan karena tiba-tiba saja akun anda di bobol. Mari kita cari tahu bersama mengenai keamanan dalam Meta Trader.

Pada tahun 1998 silam, Meta Trader dibuat bersama dengan sistem keamanan awal. Sistem ini dapat melindungi serangan cracker yang ingin membobol log in user. Sejak pembuatan yang pertama, Meta Trader sudah dapat mengamankan password akun, meskipun Anda membuka akun di komputer umum ataupun Anda lupa password akun Anda.

Terjadi pertukaran data antara akun Meta Trader Anda dengan server milik broker ketika melakukan transaksi. Server broker akan menerima satu paket informasi yang isinya adalah user Anda, jumlah transaksi berserta dengan hasil transaksi Anda. Pertukaran data ini rentan disusupi oleh hacker. Syukurlah, ada sistem keamanan dari Meta Trader yang bersifat merahasiakan setiap informasi dalam pertukaran data ini. Terdapat sistem keamanan dengan kunci enskripsi berbasis 128 bit, yang sadar maupun tidak sadar sudah melindungi tiap transaksi Anda saat menggunakan Meta Trader. Sistem ini cukup untuk menjamin kegiatan trading Anda.

Sistem keamanan pada key log in ini mengalami perkembangan. Digunakanlah alogaritma sign in RSA digital yang merupakan algoritma enkripsi asimetris. Dengan sistem keamanan yang sudah di upgrade ini, Meta Trader dapat menjalankan terminal kepada individu dan publik dalam waktu yang bersamaan. Meskipun data-data akun Meta Trader akan didistribusikan ke mana saja, namun akan segera disimpan ke server sesaat setelah Anda mematikan Meta Trader. Anda bisa mengaktifkan akun Anda di beberapa komputer karena adanya fasilitas ini.

Jika begini, amankah trading melalui meta trader? Belum tentu. Lagi-lagi peluang akun dibobol oleh hacker muncul karena fasilitas tersebut. Untunglah, pihak Meta Trader segera menambah sistem pengamanan untuk log in individu. Memang benar adanya jika keamanan pada Meta Trader tidak perlu diragukan lagi. Untuk itu, Anda tidak perlu khawatir untuk melakukan trading menggunakan Meta Trader. Semoga bermanfaat.