Berdagang Saham Di Saat Konsolidasi Atau Fase Kongesi

By on 24 Oktober 2014 | Artikel ini Sudah di baca 3.661 kali
Investasi Saham

Investasi Saham – Ketika harga saham mulai bergerak dalam kisaran tertentu, jatuh ke posisi terendah yang hampir paten  dan kemudian rebound hingga nilai tertinggi  dan jatuh kembali lagi, saham dikatakan dalam konsolidasi atau fase kongesi (macet). Untuk sebagian besar waktu, pola konsolidasi khusus dapat dilihat, dengan yang paling umum adalah pola persegi panjang atau kadang-kadang disebut harga “koridor” atau saluran (channel).

Ketika harga mulai turun, pedagang mendapatkan pemegang saham yang gugup dan lemah akan menjual saham mereka sehingga mereka akan jatuh ke tingkat support  yang akan dipertimbangkan pedagang lainnya terkait harga yang baik untuk membeli. Dari tingkat tersebut, harga saham kemudian akan rebound, sering dengan volume seperti support ke saham.

Karena harga saham membaik dan meningkat, maka akan mencapai puncak di mana pedagang yang telah membeli saham pada harga yang lebih rendah akan menjual sahamnya. Pada saat yang sama, pemegang saham lemah yang telah membeli saham pada harga yang lebih tinggi mungkin bermaksud menyelamatkan ketika kerugian mereka menyempit dengan harga yang membaik.

Pada titik tersebut, jika resistensi dan harga saham ditemui maka puncak yang lebih tinggi akan membentuk puncak baru.
Bila Anda menghubungkan harga support  dan harga puncak di mana harga puncak di atas, Anda akan menemukan pola channel /saluran  atau persegi panjang. Selama fase konsolidasi, harga perdagangan dalam kisaran yang dibentuk oleh bagian bawah saluran (channel) atau persegi panjang dan bagian atas persegi panjang atau saluran (channel).

Secara teknis, penggunaan osilator akan cocok untuk perdagangan dalam fase kongesi (macet). Kuncinya adalah untuk mengidentifikasi bagian bawah saluran (channel) dan membeli di titik lebih dekat ke bagian bawah saluran (channel) dan menjual ketika harga mencapai bagian atas saluran (channel) atau persegi panjang.

Sebuah kesalahan umum, pedagang baru komit untuk terus menggunakan tren sistem perdagangan yang mereka ikuti selama fase kongesi (macet) dan mengalami banyak tipuan karena harga berosilasi antara rentang-rentang  kecil.

Bila Anda transit dari pasar bullish dan bergerak ke pasar bearish, Anda akan puas dengan keuntungan yang lebih kecil yang berasal dari perdagangan fase padat dan konsolidasi. Dan sekali lagi harus kembali  pada osilator untuk melacak harga saham dan perdagangan dalam kaitannya dengan lokasi saham  dalam pola channel,  Anda dapat dengan mudah mengidentifikasi di grafik saham Anda.

 

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.