Awal Pekan, Rupiah Mencoba Mempertahankan Posisinya

By on 1 September 2014 | Artikel ini Sudah di baca 2.579 kali
IDR

Nilai tukar rupiah mencoba pertahankan posisinya di awal pekan ini, Senin (1/9/2014). Tekanan diharapkan tertahan oleh positifnya sejumlah data ekonomi dalam negeri yang diumumkan hari ini.

Inflasi Zona Euro turun, dollar index pun terus menguat. Kombinasi antara membaiknya sentimen bisnis AS dan melambatnya inflasi Zona Euro membawa dollar index naik hingga 82,74 di Sabtu (30/8/2014) dini hari.

Masih panasnya situasi di Ukraina juga terus mendorong penguatan aset berisiko rendah seperti dollar dan US Treasury yield 10 tahun bertahan di bawah 2,4 persen. Pagi ini ditunggu Manufacturing PMI China yang diperkirakan membaik. Di sore hari, Manufacturing PMI Zona Euro akan diumumkan. Minggu ini GDP Euro Zone juga akan diumumkan satu hari sebelum meeting bulanan Bank Sentral Eropa

Neraca peradagangan ditunggu, rupiah diperkirakaan masih mendatar. Bank Indonesia memperkirakan inflasi turun ke 3,8 persen YoY sementara neraca perdagangan akan surplus.

Hal tersebut, menurut riset Samuel Sekuritas Indonesia, berpeluang mendukung penguatan rupiah jika dampak penguatan dollar AS secara gobal dapat ditutupi oleh membaiknya data China pagi ini.

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.