Aspek-Aspek Yang Terlewat Ketika Anda Berniat Menghemat Uang Pada Bahan Makanan

By on 22 Agustus 2014 | Artikel ini Sudah di baca 3.571 kali
Belanja Hemat

Perencanaan Keuangan – Biaya makanan menyedot dana lebih besar dari anggaran makanan keluarga daripada biaya setahun yang lalu. Selama krisis harga gas, kita akan segera mendapati bahwa kenaikan harga gas, kenaikan biaya transportasi makanan di toko kelontong, menyebabkan lonjakan yang signifikan dalam setiap harga kebutuhan pokok. Perampingan jumlah produk dalam kaleng juga telah meningkatkan biaya makanan. Sementara harga mungkin tetap sama, Anda mungkin melihat bahwa kuantitasnya telah dikurangi. Jadi sangat penting untuk membuat rencana menghemat  uang pada bahan makanan. Di sini kita memiliki lima cara mudah untuk melakukan hal itu, setiap kali Anda berbelanja.

1. Berbelanja pada saat diskon. Meskipun hal ini mungkin berarti mengunjungi toko atau supermarket yang berbeda, pola belanja hemat ini dapat menghemat 20% untuk belanja satu minggu Anda! Jika Anda pikir ini terlalu memakan waktu, pertimbangkan bahwa Anda dapat menyimpan uang pada bahan makanan, untuk pengurangan sekitar Rp. 400.000,00 per bulan, dengan asumsi Anda menghabiskan Rp. 2.000.000,00 per bulan pada makanan. Itu penting. Selain itu, belanja di beberapa toko untuk item diskon berarti bahwa daftar diskon tersebut mungkin akan cepat habis, maka aturlah rute yang paling efektif dari toko ke toko atau dari supermarket ke supermarket. Jika Anda menyimpan Rp. 400.000,00 per bulan, maka tepat setahun ke depan, Anda tanpa terasa akan telah memiliki simpanan Rp. 4.800.000,00

2. Sebagai tambahan untuk diskon, jangan lupa jenis  toko. Anda akan menemukan barang-barang kalengan banting harga di supermarket seperti daging kaleng, susu kaleng dan lain sebagainya. Hal-hal seperti deterjen, sabun cuci piring, sabun mandi, make up dan perlengkapan sekolah juga sering sekali dijual dengan harga diskon.

3. Ketahui harga Anda! Website kerumahtanggaan sering memiliki  update daftar harga terbaru yang dapat Anda download dan Anda print sendiri di mana Anda dapat membanding-bandingkan dan mengetahui harga diskon barang-barang yang biasanya Anda beli. Ini akan membantu Anda menghemat  uang pada bahan makanan, karena Anda tidak akan tertipu oleh item iklan flier kelontong harga biasa. Jika Anda melihat merek kopi favorit Anda didiskon sebagai promosi, belilah sebanyak yang Anda mampu sebagai persediaan. Makanan dan minuman tahan lama dan makanan yang disimpan dalam freezer seperti sosis, nugget, daging kaleng adalah kandidat yang sangat baik untuk strategi Anda menghemat  uang pada bahan makanan.

4. Rencanakan menu Anda. Jika daging sapi atau ayam yang dijual, rencanakan beberapa hari makanan yang menggunakan daging ini. Jika Anda serius dalam menghemat uang pada bahan makanan, Anda dapat menyimpan lebih banyak dengan membeli dalam jumlah besar produk-produk yang sedang didiskon, namun perhatikan pula masa kadaluwarsanya sehingga niat menghemat Anda tidak berubah menjadi pemborosan. Simpan dalam freezer  apa yang Anda tidak akan Anda masak  minggu ini dan catat  supaya semuanya dapat dikonsumsi tanpa membuang sisa. Strategi ini dapat menghemat lagi  pengeluaran bahan makanan Anda sebesar 10% hingga 20%.

5. Jadilah pemburu voucher dan kupon. Aturlah voucher dan kupon Anda sehingga Anda menggunakannya sebelum tanggal kedaluwarsa. Bukalah mata Anda lebar-lebar sehingga ketika ada kesempatan menggunakan kupon, Anda dapat membuatnya sebagai alat penghemat belanja.

Untuk menghemat  uang pada bahan makanan memang membutuhkan sedikit kemampuan manajemen, namun selebihnya tidak. Menggunakan semua tips penghematan anggaran belanja dapat menghemat pembelanja kelontong  di mana saja dari 40% hingga 50%! Pikirkan apa yang dapat Anda lakukan dengan uang ekstra!

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.