Amankan Modal Dengan Diversifikasi Alokasi Asset Reksa Dana Campuran

By on 3 Juni 2014 | Artikel ini Sudah di baca 2.689 kali
Reksadana

Investasi Reksadana – Ketika terjadi volatilitas tinggi di pasar modal, reksa dana campuran dapat dipilih sebagai instrumen investasi yang solutif lantaran mempunya fleksibilitas terhadap alokasi asetnya sehingga dapat secara langsung memberikan pilihan diversifikasi investasi untuk para investor. Di samping itu, karena pengelolaan diserahkan secara professional kepada Manajer Investasi, para investor tak perlu repot dalam memilah alokasi asset yang sekiranya mampu memberikan imbal hasil yang maksimal dan menjaga volatilitas portfolio dengan tidak berlebihan.

Dalam wacana ini, yang dimaksud dengan fleksibilitas alokasi asset adalah kemampuan Portofolio Manager untuk melakukan manuver menyusun ulang komposisi portfolio yang cocok  dengan profil risiko investor dan cocok dengan kondisi pasar. Biasanya saham bergerak dengan alur yang berbanding terbalik dengan pergerakan yield obligasi. Jadi Anda semakin tahu bahwa yang dimaksud dengan manuver diatas adalah ketika pasar saham sedang mengalami  penurunan/koreksi, Portofolio Manager pun bisa segera menyusun ulang komposisi reksa dana campuran yang dimaksud.

Contoh kasus, misalnya saja suatu reksa dana campuran bersifat agresif dan mempunyai komposisi alokasi asset masing-masing 70% pada saham, 30% pada obligasi, dan 10% pada instrumen pasar uang. Sewaktu terjadi koreksi pada pasar saham, Portofolio Manager dapat mengambil tindakan preventif dalam rangka mengurangi eksposur ke efek saham dan sekaligus menambahkan eksposur ke obligasi yang sekiranya mampu memberikan yield tinggi. Dengan demikian, imbal hasil reksa dana campuran tak akan jatuh / terkoreksi securam reksa dana lainnya yang memiliki portofolio relatif lebih besar ke efek saham.

Reksa dana campuran memiliki karakteristik yang cenderung lebih stabil meskipun memang performanya tak sehebat performa reksa dana saham di waktu kondisi pasar saham sedang melonjak. Namun ketika kondisi pasar mengalami terkoreksi, penurunan reksa dana campuran tak akan sedalam sebagaimana yang terjadi pada reksa dana saham. Apabila Anda bermaksud mencoba mendapatkan return yang lebih maksimal, Anda dapat mencoba menjadi Portofolio Manager sendiri dengan memecah alokasi asset Anda. Kemudian, alokasi asset tersebut selanjutnya dibandingkan dengan simulasi return indikatif bertahap reksa dana campuran dan reksa dana saham.

Diperlukan sedikit menghitung supaya saat terjadi kontraksi pasar, dengan menaruh sebagian asset pada reksa dana campuran, modal Anda tak berkurang sebesar dibanding bila Anda menempatkan keseluruhan dana Anda hanya pada reksa dana saham saja. Secara tidak langsung, memecah alokasi asset pada reksa dana campuran merupakan suatu tindakan lindung nilai sebab Anda terbantu dari risiko kehilangan modal yang lebih besar atau bahkan kehilangan keseluruhan modal Anda. Maka bagi Anda yang saat ini sedang mencari investasi yang di saat yang sama menawarkan keamanan, income yang cukup stabil serta apresiasi dari modal yang juga relatif stabil, silahkan ambil sebesar mungkin manfaat reksa dana campuran.

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.