6 Strategi Forex Populer

By on 30 September 2014 | Artikel ini Sudah di baca 3.220 kali
Investasi Forex1

Investasi Forex – Banyak cara di lakukan untuk menghasilkan profit dari forex. Strategi jangka panjang maupun Strategi jangka pendek, dilakukan para trader sesuai dengan kemampuan dan kenyamanannya masing – masing. Ada yang menggunakan hanya satu strategi ada yang menggunakan campuran strategi. Berikut enam strategi forex populer :

1. Price Action Trading

Harga adalah kunci, profit dan loss tidak disebabkan oleh indikator anda, tetapi oleh harga saja. Trading ini hanya menggunakan pola harga untuk menentukan masuk dan keluar. Trader jenis ini menggunakan Harga sebagai indikator Utama, Dasar Trading ini adalah harga selalu berulang, karena ada perilaku berulang manusia. Karena itu apapun yang menghalangi pandangan mereka terhadap harga di chart akan sangat merugikan mereka. Trader PA hampir tidak pernah menggunakan indikator lain kecuali harga, sebab hanya harga jalan satu satunya untuk trader price action dalam memahami pergerakan price action

2. Trend Trading

Dasar trading ini adalah harga historis sering bergerak dalam trend. Hanya ada 3 gerakan dasar dalam forex : Uptrend, Downtrend dan sideway. Trader trend memanfaatkan harga ketika naik atau turun, tetapi cukup menderita ketika harga bergerak sideway atau di konsolidasikan. Trend trader sangat tergantung pada indikator trend, untuk memfilter noise pada chart. Setiap indikator trend akan menutupi harga aktual, dan akan memberikan arah umum harga yang sangat di cari trader. Tetapi Semua indikator Trend selalu tertinggal, karena trend yg di gambarkan adalah yang sudah terjadi atau lagging, tanpa bisa memprediksi masa depan. Hasilnya Indikator Trend tidak pernah menghasilkan profit yang konsisten

3 . Breakout, Support , Resistance

Dasar dari perdagangan ini adalah, harga secara historis akan mengalami istirahat/ sideway/konsolidasi, mengalami breakout atau menembus garis support / resistance, atau terpental dari tingkat tertentu. Trader tipe ini percaya pada zona tertentu, harag akan menerobos atau terpental. Trader memanfaatkan hal ini untuk bersiap-siap setelah fase sideway akan berakhir, dengan mempertimbangkan daerah akan overbought atau oversold. Mereka sangat tergantung pada supply , demand dan volume. Memanfaatkan indikator sebagai konfirmasi trend yang terjadi.

4. Divergence Trading

Perdagangan ini berdasar pada indikator berisolasi terkadang tidak mengikuti pergerakan harga riil, Harga bisa membuat puncak tinggi sedangkan osilator bisa membuat puncak rendah, inkonsistensi ini seringkali membuat sinyal yang baik untuk trading. Trader divergence sangat tergantung pada indikator yang menentukan keluar masuknya mereka pada perdagangan. Mereka konsisten mencari indikator yang lebih baik, untuk mengkonfirmasi sinyal trading yang muncul, perbedaan yang akurat dan divergensi yang tersembunyi

5. Basket Trading

Sistem trading ini berbasis pada korelasi antar pasangan mata uang atau pair. Korelasi ini tidak 100% konsisten tetapi jika pasangan tertentu bergerak pada satu arah, umumnya pasangan lain yang terkait biasanya mengikuti. Mereka menerapkan Trend Perdagangan ke beberapa pair. Mereka dapat berdagang beberapa mata uang secara bersamaan. Tantangan terbesar mereka adalah saat memahami, pasar tradisional terkait yang mungkin bergerak bersama sama. Sama seperti trader trend mereka tergantung indikator trend yang menjadi lagging atau terlambat menentukan posisi.

6.  EA Trading

Trader ini telah menemukan batas dan mengotomatisasi trading mereka. Masih memerlukan Intervensi  dan pemantauan manusia dalam eksekusinya.

 

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Pakar Investasi Apps di Android Anda.