3 Jurus Strategi Dalam Membangun Kerajaan Bisnis

By on 19 November 2014 | Artikel ini Sudah di baca 1.654 kali
Strategi Bisnis

Start-Up Bisnis – Tahukah Anda mengapa perusahaan-perusahaan besar seperti Apple, Microsoft, BMW dan lain-lain mampu bersaing dengan kompetitor dan tetap paling unggul? Karena perusahaan-perusahaan berskala global tersebut dalam mengembangkan perusahaannya selalu mengutamakan pelayanan terhadap pelanggannya, mereka berusaha menjadikan pelanggan sebagai raja. Untuk selalu mempertahankan keunggulan perusahaannya, perusahaan-perusahaan tersebut mempunyai strategi yang tepat dan yang pasti manjur dalam melayani kebutuhan pelanggannya. Jadi, dapat disimpulkan perusahaan-perusahaan tersebut bukan secara tiba-tiba bisa berhasil tanpa adanya kerja keras dan startegi yang kuat.

Dalam konteks ini terdapat tiga jurus strategi yang dikutip dari strategimanajemen.net yang acapkali diaplikasikan oleh perusahaan-perusahaan kelas dunia:

  1. Product leadership (keunggulan produk). Perusahaan pada kategori ini selalu berupaya menciptakan produk-produk dengan kualitas premium, dan selalu one step ahead dibanding produk kompetitor. Mereka tak segan-segan mengeluarkan dana besar untuk bagian R & D-nya demi terciptanya produk yang ciamik. Intel yang terkenal dengan seri Pentium-nya mungkin contoh yang paling sempurna untuk kategori ini. Atau juga perusahaan-perusahaan adibusana seperti Louis Vuitton yang tenar dengan produk tas-nya. Dan tentu saja, kita mesti menunjuk BMW dan Ferarri, dua produsen otomotif yang selalu menciptakan produk-produk legendaris nan menawan.
  2. Operational excellence (keunggulan operasional). Bagi perusahaan dalam kategori ini, yang paling utama adalah membangun proses bisnis yang super efisien. Harapannya, dengan efisiensi proses ini, mereka mampu menekan ongkos produksi, dan ujung-ujungnya bakal mampu menjual produknya dengan harga yang lebih kompetitif. Dell, perusahaan komputer asal Texas itu, merupakan sampel yang layak disebut dalam kategori ini. Dengan model dan proses bisnis yang amat efisien, mereka mampu menciptakan produk-produk desktop dengan harga yang lebih komptetitif dibanding para pesaingnya, semacam IBM dan HP.
  3. Customer intimacy (keintiman dengan pelanggan). Bagi perusahaan dalam kategori ini, yang paling utama adalah membangun hubungan yang intim dengan para pelanggannya; dengan harapan akan tercipta relasi yang langgeng. Banyak perusahaan di bidang perhotelan dan juga penerbangan yang melakoni strategi ini demi membangun loyalitas para pelangggannya. Harley Davidson juga amat terkenal memiliki hubungan yang luar biasa intim dengan para pemakainya; sehingga mereka bisa membangun fanatisme yang amat intens dengan jutaan penggemarnya di seluruh jagat.

Tentu saja, banyak perusahaan yang juga mengkombinasikan beragam jurus itu, dan tidak hanya berfokus pada satu jurus. Honda misalnya, selain dikenal memiliki produk-produk yang unggul, juga dikenal memiliki proses bisnis yang amat efisien. Demikian juga, Singapore Airline. Selain memiliki produk penerbangan yang ciamik, mereka juga memiliki keahlian dalam membangun hubungan yang intim dengan para pelanggannya.

Demikianlah, tiga jurus strategi bisnis yang layak dikedepankan. Deretan jurus yang bila dipentaskan dengan presisi yang tinggi dijamin akan menghantarkan sang pemainnya dalam bahtera keunggulan.