Wall Street Terkena Koreksi Setelah Cetak Rekor Berkali-kali

By on May 10, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,557 kali

Wall Street Terkena Koreksi Setelah Cetak Rekor Berkali-kali

Pasar saham Wall Street akhirnya terkena koreksi akibat aksi ambil untung pasca cetak rekor tertinggi beberapa kali. Koreksi ini berbarengan dengan laporan kinerja emiten yang mixed.

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap yen Jepang menguat cukup tinggi, menembus 100 yen untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir.

“Pada 90 menit terakhir sebelum penutupan, perdagangan mengalami fluktuasi yang tinggi akibat reli dolar AS terhadap yen Jepang yang akhirnya membuat saham-saham melemah,” kata Charles Schwab & Co. dalam hasil risetnya yang dikutip AFP, Jumat (10/5/2013).

Koreksi ini juga bisa dibilang sehat karena indeks-indeks di bursa paman sam itu sudah mencetak rekor berkali-kali dalam satu pekan terakhir.

Pada penutupan perdagangan Kamis waktu setempat, Indeks Dow Jones melemah 22,50 poin (0,15%) ke level 15.082,62. Indeks S&P 500 jatuh 6,02 poin (0,37%) ke level 1.626,67, mengakhiri reli cetak rekor lima hari berturut-turut. Sementara Indeks Komposit Nasdaq berkurang 4,10 poin (0,12%) ke level 3.409,17. (Angga Aliya, Detikfinance)