Wall Street Reli, Surat Utang Pemerintah AS Melejit

By on May 29, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,947 kali

Wall Street Reli, Surat Utang Pemerintah AS Melejit

Wall Street reli dan imbal hasil (yield) surat utang pemerintah AS (US Treasury) melejit semalam (28/5). Investor bergairah dengan komitmen stimulus moneter dari bank sentral Jepang dan Eropa. Ditambah lagi, rilis data ekonomi AS positif.

Senin lalu, anggota Dewan Eksekutif ECB Joerg Asmussen berkata bahwa kebijakan stimulus akan tetap dilakukan sejauh yang dibutuhkan. Sehari kemudian, anggota Dewan Gubernur Bank of Japan (BOJ) Ryuzo Miyao menyatakan pentingnya menjaga suku bunga jangka panjang dan pendek tetap stabil.

Saham-saham AS pun pulih dari pelemahannya pekan lalu. Indeks Dow Jones terbang lagi ke rekor penutupan terbaik. Dow naik 106,29 poin atau 0,69% ke rekor 15.409,39.

Indeks Standard & Poor’s 500 melaju 0,63% ke 1.660,06. Indeks komposit Nasdaq melesat 0,86% ke 3.488,89.

Sementara dollar rebound versus euro dan yen setelah rilis data ekonomi AS yang positif kemarin.

Indeks kepercayaan konsumen AS bulan Mei menanjak ke level tertingginya dalam lebih dari lima tahun. Adapun data harga rumah untuk keluarga tunggal menanjak bulan Maret. Bahkan kenaikan tahunannya merupakan yang terbaik dalam hampir tujuh tahun terakhir.

Di pasar uang, yields U.S. Treasuries melompat ke level tertinggi dalam setahun ini. Pasar melihat data ekonomi yang positif sebagai pertanda Fed akan memangkas program pembelian obligasinya.

“Penjualan kembali lagi terjadi setelah data kepercayaan konsumen yang lebih baik dari perkiraan,” ujar Justin Lederer, Market Strategist Cantor, Fitzgerald Treasury.

Yield surat utang AS bertenor 10 tahun mendaki ke 2,17%, dari 2,01% Jumat lalu. Di awal Mei lalu, yield surat utang ini baru 1,61%, dan sejak itu terus naik. (Rika Theo, Kontan)