Wall Street ‘Merah’ Akibat Melebarnya Defisit Perdagangan AS

By on June 5, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 3,278 kali
wallstreet_rollercoaster

Wall Street ‘Merah’ Akibat Melebarnya Defisit Perdagangan AS

Saham-saham di bursa Wall Street AS pada perdagangan kemarin berakhir di jalur ‘merah’ setelah pengumuman melebarnya defisit perdagangan AS, yang menimbulkan sinyal melemahnya pertumbuhan ekonomi.

Gejolak di bursa sempat membuat Wall Street jatuh 1%, sebelum akhirnya pulih di akhir-akhir perdagangan.

Pada perdagangan Selasa (4/6/2013), indeks Dow Jones industrial Average berakhir turun 76,49 poin (0,5%) ke level 15.177,54. Indeks S&P500 turun 9,04 poin (0,55%) ke level 1.631,38, sementara indeks Nasdaq turun 20,11 poin (0,58%) ke level 3.445,26.

Pernyataan dari beberapa pejabat The Fed soal berlanjutnya kebijakan bank sentral AS tersebut untuk membeli surat-surat utang, membantu pasar dari kejatuhan yang bisa terjadi lebih dalam.

Pemerintah AS menyatakan, defisit perdagangan di April 2013 melebar menjadi US$ 40,3 miliar, dari sebelumnya US$ 3,2 miliar di Maret. “Perdagangan luar negeri tidak bisa mendorong pertumbuhan ekonmi di 2013,” kata analis Gregory Daco dikutip dari AFP, Rabu (5/6/2013).

Melebarnya defisit perdagangan ini karena impor barang-barang konsumer di AS meningkat. (Wahyu Daniel, DetikFinance)