Wall Street Berakhir Sedikit Menguat Menjelang Laporan Pekerjaan AS

By on September 6, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,430 kali
Wall Street

Wall Street Berakhir Sedikit Menguat Menjelang Laporan Pekerjaan AS

Saham-saham di Wall Street berakhir sedikit lebih tinggi pada Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor sedang menunggu laporan bulanan penting data pekerjaan dan pengangguran pada Jumat.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 6,61 poin (0,04 persen) menjadi 14.937,48, lapor AFP.

Indeks berbasis luas S&P 500 naik 2,00 poin (0,12 persen) pada 1.655,08, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq bertambah 9,74 poin (0,27 persen) menjadi 3.658,94.

Para analis mengatakan volume perdagangan Kamis tipis karena liburan Tahun Baru Yahudi dan beberapa investor lebih memilih untuk menunggu laporan yang banyak diantisipasi tentang data penggajian (payrolls) non pertanian AS untuk Agustus pada Jumat.

“Ini adalah pekan penuh dengan data ekonomi dan kita mendapatkan sepotong yang paling penting besok,” kata Art Hogan, kepala strategi produk di Lazard Capital Markets.

Laporan ini akan dianalisis sejauh kemungkinan dampaknya terhadap keputusan Federal Reserve tentang kapan akan mengurangi program pembelian obligasinya yang agresif.

Imbal hasil obligasi negara AS telah meningkat karena data ekonomi yang lebih baik telah memicu spekulasi Federal Reserve akan segera mengurangi program stimulusnya.

Jaringan ritel Costco naik 2,8 persen setelah melaporkan penjualan Agustus tujuh persen lebih tinggi dari periode tahun lalu.

Perusahaan jaringan profesional daring (online) LinkedIn naik 3,9 persen setelah meningkatkan ukuran penawaran saham sekundernya dari 1,0 miliar dolar AS menjadi 1,2 miliar dolar AS.

Broadcom, yang menyediakan produk-produk semikonduktor untuk komunikasi kabel dan nirkabel, naik 3,5 persen setelah mengumumkan kesepakatan 164 juta dolar AS untuk membeli aset-aset yang melayani pasar LTE, yang merupakan pasar data berkecepatan tinggi untuk terminal ponsel dan data.

Pengecer JC Penney bergerak 5,3 persen lebih tinggi setelah New York Post melaporkan bahwa JC Penney sedang menjatuhkan merek Martha Stewart. JC Penney telah menantang kesepakatan Macy untuk menjual produk-produk Martha Stewart, dan tiga telah terkunci dalam pertempuran pengadilan atas kasus ini. Macy naik 2,7 persen, sementara Martha Stewart Living Omnimedia merosot 5,7 persen.

Perusahaan kupon daring (online) Groupon melonjak 3,6 persen setelah peringkatnya dinaikkan Morgan Stanley. Morgan Stanley mengatakan turnaround perusahaan di Amerika Utara menimbulkan kepercayaan pada kemampuan perusahaan untuk melaksanakan perubahan haluan internasional, MarketWatch melaporkan.

Produsen bahan bangunan Louisiana-Pacific naik 11,1 persen setelah mengumumkan akuisisi Ainsworth Lumber Co. senilai 1,1 miliar dolar AS, dengan alasan asetnya akan meningkatkan akses ke pasar Asia dan diversifikasi bauran produk.

Harga obligasi jatuh. Imbal hasil pada obligasi negara AS bertenor 10-tahun naik menjadi 2,98 persena dari 2,90 persen pada Rabu, sementara pada obligasi 30-tahun naik menjadi 3,88 persen dari 3,80 persen. Harga dan imbal hasil obligasibergerak terbalik.

Penerjemah: Apep Suhendar

Editor: B Kunto Wibisono, Antara News