Wajibkan Diri Anda untuk Investasi!!

By on July 28, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 369 kali

Edukasi – Kenapa Uang Anda Butuh Pengelolaan Aktif? Singkatnya, pengelolaan aktif mendorong uang Anda bekerja lebih keras untuk menghasilkan lebih banyak. Jawaban yang lebih kompleks: Anggota generasi sandwich menghadapi banyak tuntutan keuangan dengan skala prioritas berbeda. Yang satu kadang harus Anda dahulukan ketimbang yang lain. Ada konsekuensi tak terhindarkan karenanya. Anda mungkin harus bersabar menggunakan mobil lama hingga 2 tahun mendatang, atau terpaksa menguliahkan anak-anak di kampus yang lebih murah, supaya ayah Anda bisa memperoleh perawatan medis yang dibutuhkannya. (Baca juga: Tips Investasi Untuk Pemula)

Menginvestasikan uang dengan bijak mendatangkan manfaat besar. Investasi yang baik dan benar membantu Anda memenuhi beragam kebutuhan keuangan. Jangan alokasikan semua uang Anda di bawah manajemen aktif. Kelewat riskan, terutama kalau Anda menanggung keluarga.

Ingat, tidak ada makan siang yang gratis. Pengembalian berbanding lurus dengan risiko. Taruh uang Anda di medium yang aman. Deposito dan reksadana pasar uang misalnya. Hasilnya adalah uang tunai yang bisa Anda pakai untuk kebutuhan sehari-hari. Tentu, pengembaliannya relatif rendah. Tapi setidaknya, pokok investasi terlindung dan Anda bisa tidur tenang tiap malam. Sisa uang di luar itu boleh Anda investasikan dengan pengelolaan aktif. (Baca juga: Investasi Jangka Pendek, Apa Saja?)

Pengembalian Besar dan Tetap Aman dengan Bijak Berutang

Menginvestasikan utang bisa memaksimalkan laba. Katakanlah ada saham yang bisa Anda beli dengan USD 10.000. Pengembalian yang ditawarkannya sebesar USD 2.000. Atau 20 persen. Anda kemudian berutang sebesar USD 8.000, menambahkan uang Anda sendiri sebesar USD 2.000, untuk membeli saham itu. Berapa pengembalian yang Anda terima? Ya, 100 persen.

Sebaliknya, kerugian juga bisa terjadi dengan rumus hitungan yang sama.

Anda bisa meminjam ke bank atau pialang saham untuk membeli sebagian besar saham atau valas dalam portfolio Anda. Tapi kalau Anda ingin melakukannya, pastikan Anda memang sanggup–andai terjadi kerugian–kehilangan uang itu. (Baca juga: Jenis – Jenis Investasi)

Pengembalian Tinggi, Risiko Juga Tinggi

Saat menghabiskan waktu dan menghadapi risiko dengan mengelola aktif uang Anda, jangan pernah lupakan tujuannya. Anda mencari pengembalian yang secara substansial lebih baik ketimbang yang Anda terima dari deposito atau obligasi pemerintah. Kalau pengembalian tidak sepadan dengan risikonya, investasi itu bukan yang terbaik untuk Anda.

Dan selalu–ingat, SELALU–pahami risiko yang Anda hadapi. Hindari instrumen keuangan yang kompleks, yang menawarkan pengembalian tinggi dan seakan tanpa risiko. Biasanya ada kejutan tidak menyenangkan yang muncul belakangan. Banyak orang kehilangan begitu banyak uang setelah nekat berinvestasi di instrumen semacam itu, gara-gara mereka tidak paham risiko apa saja yang dikandungnya. Anda tidak perlu mengalaminya kan? (Baca juga: Apakah Anda Investasi Atau Perjudian?)

Berkeringat Dingin, Susah Tidur Nyenyak, Serangan Jantung, Mau?

Layaknya kebanyakan olahraga kompetitif, berinvestasi adalah permainan pikiran. Pernahkah Anda baca berita tentang perubahan kondisi pasar, dan reaksi Anda umumnya panik, mendadak deg-degan, bertanya-tanya akankah Anda menang atau kalah? Toleransi risiko adalah kemampuan Anda menangani sejumlah risiko terkait beragam instrumen investasi.

Beberapa orang diberkahi dengan ”saraf baja” saat menghadapi gejolak pasar. Yang lain begitu mudah gugup dan gelisah, bahkan saat nilai investasinya sedikit turun.

Salah satu kunci fundamental dalam berinvestasi adalah menemukan seberapa nyaman Anda menghadapi risiko. Ini patokan yang sangat pribadi, dan Anda harus selalu mematuhinya. Saat berada dalam zona nyaman, Anda bisa mengambil keputusan bijak. Saat keluar dari zona nyaman, keputusan Anda bisa sangat dipengaruhi ketakutan Anda. Biasanya juga bukan keputusan yang baik.

“Hanya ada dua aturan investasi. Nomor 1: Jangan kehilangan uang. Nomor 2: Jangan lupakan aturan nomor 1.” – Warren Buffett, pakar investasi

Berteman dengan Waktu, Investasi Lebih Mudah

Saat berinvestasi, manfaatkan waktu supaya mendukung Anda. Artinya, Anda punya kebebasan untuk memutuskan, kapan membeli dan kapan menjual investasi. Beberapa investor, misalnya, menyisihkan sejumlah uang dalam jumlah tetap tiap bulan untuk membeli saham. Di bulan-bulan saat pasar saham membaik, lebih sedikit saham yang mereka peroleh. Di bulan-bulan saat pasar saham anjlok, lebih banyak saham yang mereka beli.

Taktik ini dikenal sebagai ”dollar-cost average”. Katakanlah Anda beli saham perusahaan X senilai USD 1.000 tiap bulan selama Januari hingga Maret. Pada bulan pertama, selembar saham berharga USD 40, Anda bisa beli 25 lembar. Bulan kedua, harganya turun jadi USD 33 per lembar, dan Anda peroleh 40 lembar saham. Memasuki bulan ketiga, harganya USD 25 per lembar, dan saham Anda bertambah lagi USD 40 lembar. Total saham yang Anda miliki adalah 95 lembar, dengan harga rata-rata USD 32 per lembar.

Diversifikasi Risiko atau Fokus ke Perusahaan Papan Atas?

Diversifikasi termasuk salah satu prinsip utama investasi. Kalau Anda menanamkan uang dalam berbagai instrumen keuangan dengan tingkat risiko berbeda-beda, Anda bisa meminimalkan risiko keseluruhan saat situasi sedang tidak menguntungkan.

Argumen sebaliknya, yang diakui investor kawakan Warren Buffett, bahwa cara terbaik menghasilkan uang adalah menanamkannya di perusahaan-perusahaan papan atas. Alasannya, ibarat dalam balap kuda, kuda yang lebih sering jadi juara lebih baik ketimbang kuda yang belum dikenal atau sering kalah. Perusahaan papan atas sudah membuktikan bahwa mereka selama ini sanggup bertumbuh dan bertahan menghadapi beragam masalah.

Pilih diversifikasi atau fokus? Tergantung pendekatan Anda. Kalau waktu yang Anda luangkan untuk mengelola investasi cukup kecil, pendekatan pertama lebih aman. Atau mungkin, Anda termasuk orang yang memperoleh kepuasan besar saat melakukan riset dan mengucurkan semua uang ke perusahaan dengan manajemen lebih baik dan potensi pengembalian lebih pasti.

 

Sumber: mywealth.co.id

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty