Volume Investasi Properti di Asia Pasifik Naik

By on June 11, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 3,028 kali

Volume Investasi Properti di Asia Pasifik Naik

Volume investasi di Asia Pasifik atau regional tercatat sebesar US$109,8 miliar di kuartal pertama tahun ini, atau tumbuh 50,2 persen dibandingkan dengan kuartal terakhir di 2012 dan 22,9 persen lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama di tahun yang lalu.

 Pertumbuhan investasi ini terjadi di semua pasar utama investasi (core market) maupun pasar yang sedang berkembang (emerging market).
Menurut publikasi riset terbaru mengenai capital markets yang diterbitkan oleh Cushman & Wakefield, perusahaan konsultan properti swasta terbesar di dunia, jumlah total investasi yang masuk ke pasar utama lebih dari dua kali lipat dibandingkan dengan kuartal keempat 2012. Namun, bila dibandingkan kuartal yang sama di tahun lalu pertumbuhannya cukup stabil dengan kenaikan sekitar tujuh persen.
Secara kontras, investasi yang masuk di pasar yang sedang berkembang sejumlah US$22,6 miliar, naik lebih dari 20 persen dibanding kuartal terakhir di 2012. Namun, bila dibandingkan tahun sebelumnya, volume naik sebesar lebih dari 30 persen.
Pasar berkembang memperlihatkan peningkatan dalam akitifitas investasinya, terdeteksi dari penjualan lahan yang digunakan untuk pengembangan properti.
John Stinson, Managing Director, Asia Pacific Capital Markets at Cushman & Wakefield, dalam keterangan tertulisnya, Selasa 11 Juni 2013, mengatakan bahwa kawasan Asia Pasifik tetap merupakan target bagi para investor.
Prospek dari Negara China, menurutnya, terutama di pasar utama seperti Shanghai sangat positif dengan banyaknya investor yang mencari aset di sektor perkantoran dan ritel.
Di pasar berkembang, dia menambahkan, negara-negara Asia Tenggara menjadi pilihan, dengan prospek pertumbuhan ekonomi yang kuat dan program investasi dari pemerintah yang menawarkan refromasi dari segi struktural dan tolok ukur yang dipakai.
“Kami memperkirakan adanya kenaikan volume investasi di pasar berkembang pada tahun ini. Prospek investasi yang berkesinambungan di regional juga tetap positif,” ujarnya.

Sementara itu, Morningstar mencatat, dana saham real estate global meningkat  tahun ini, di mana diberitakan bahwa para investor global sedang banyak mencari kesempatan-kesempatan berinvestasi properti di Asia Pasifik. (Antique, VivaNews)