Untungkah Jadi Developer Properti? Ini Kelebihannya

By on October 28, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 326 kali

Investasi Properti – Bekerja dengan mengandalkan gaji bulanan bagi banyak orang dirasa masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Setelah kebutuhan primer terpenuhi, Anda tentu ingin memenuhi kebutuhan-kebutuhan lainnya yang membutuhkan dana tidak sedikit. Oleh karena itu tidak sedikit karyawan kantoran yang memiliki bisnis sampingan untuk menambah penghasilan. Anda juga bisa menjadi pebisnis yang mendatangkan keuntungan besar, yaitu menjadi developer properti. Jika Anda perhatikan, banyak lahan kosong di seluruh Indonesia mulai dipenuhi dengan bangunan-bangunan yang dijual dengan harga tinggi. Meski harga jualnya memang tinggi, modal yang dibutuhkan juga sangat tinggi, untungkah jadi developer properti?

Peluang masih terbuka lebar

Indonesia dihuni oleh lebih dari 240 juta jiwa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dengan angka pertumbuhan penduduk 1,49% setiap tahunnya yang berarti dalam satu tahun jumlah penduduk bertambah sebanyak 4 hingga 5 juta jiwa. Dari sekian banyak juta jiwa yang berada di Indonesia semuanya membutuhkan tempat untuk tinggal. Di sinilah peluang Anda sebagai developer properti bisa masuk di mana potensi pasarnya luar biasa besar, hampir tak terhingga dan tidak ada batasnya karena sampai kapanpun manusia akan selalu membutuhkan tempat tinggal. Developer properti memberikan kemudahan bagi konsumen yang membutuhkan hunian jadi baik berupa perumahan maupun kondotel, dan sebagainya.

Permintaan banyak tapi suplai kurang

Bisnis properti memang meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir namun ternyata itu belum bisa memenuhi permintaan masyarakat Indonesia akan hunian yang layak dan terutama terjangkau. Di Indonesia masih banyak lahan yang berpotensi untuk dijadikan bisnis properti namun kesempatan ini belum dimanfaatkan dengan maksimal karena menjadi developer properti membutuhkan modal yang besar. Untuk mendukung dibangunnya properti, pemerintah sudah banyak memberikan jalan bagi para developer salah satunya adalah bekerja sama dengan bank. Anda bisa menggunakan peluang yang terbuka lebar dan ini meski dengan modal di bawah 200 juta rupiah.

Nilai properti yang terus naik

Dengan suplai yang masih kecil namun permintaan semakin meningkat membuat harga properti mengalami kenaikan setiap tahunnya. Contohnya saja nilai properti di Jakarta yang meningkat hampir 2 kali lipat selama dua tahun terakhir, hal ini tentu juga memberikan keuntungan berlipat pada developer properti. Seiring dengan peningkatan ekonomi, daya beli masyarakat juga ikut meningkat terutama untuk masyarakat kelas menengah yang banyak mencari hunian dengan tipe minimalis dan tidak terlalu besar.

Tidak ada harga fix

Membangun properti dengan nilai estetika dan desain arsitektur berkelas akan menambah nilai tersendiri bagi properti Anda. Rumah yang indah dengan nilai seni akan bernilai jual tinggi dan harganya bisa Anda sesuaikan dengan membaca minat dan kemampuan dari konsumen yang tertarik. Jika properti yang Anda tawarkan bisa memenuhi kebutuhan dan selera dari calon konsumen maka jangan ragu untuk menawarkan harga yang lebih tinggi dari harga aslinya. Ini adalah trik psikologis di mana beberapa tipe orang akan membayar berapapun untuk mendapatkan sesuatu yang mencuri perhatiannya.

Developer properti lebih disukai bank

Salah satu cara untuk mendapatkan modal membuka bisnis adalah dengan mengajukan kredit ke bank yang harus disertai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Bank pun tidak serta merta akan memberikan pinjaman kepada Anda tanpa menganalisa potensi bisnis yang Anda miliki. Developer properti lebih cenderung disukai oleh bank apalagi dengan pengelolaan yang profesional karena potensi keuntungan dan kestabilan yang dinilai baik oleh bank. Maka dari itu jika Anda ingin mudah mendapatkan modal dari bank maka sebaiknya berbisnis menjadi developer properti akan mendapatkan platfon pembiayaan yang lebih tinggi.