Untung Rugi Investasi Reksadana

By on August 25, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 591 kali

Investasi Reksadana – Anda yang sedang menimbang-nimbang untuk menginvestasikan uang di reksadana maka menghitung untung-ruginya mutlak dilakukan. Investasi reksadana masihlah lumayan asing di Indonesia. Kebanyakan masyarakat memilih investasi properti, emas ataupun saham. Jenis investasi yang menghimpun dana dari masyarakat dan kemudian akan diinvestasikan lagi ke dalam bentuk lagi – mari kita bahas untung ruginya.

Keuntungan Investasi Reksadana

Ada beberapa keuntungan investasi reksadana dibandingkan dengan jenis investasi lainnya:

1. Dana dikelola oleh manajer investasi

Tentu saja dana yang dihimpun tidak sembarang diinvestasikan lagi melainkan dikelola oleh manajer investasi. Dengan begitu, keuntungan akan maksimal.

2. Likuiditas terjaga

Anda bisa mencairkan investasi setia hari kerja Bursa Efek Indonesia. Dengan begitu, Anda memiliki kemudahan untuk mengatur keuangan.

3. Transparansi investasi

Informasi mengenai reksadana transparan dengan memberi tahu dana akan diinvestasikan ke aset apa saja, risiko dan biaya yang akan dikeluarkan.

4. Investasi terjangkau

Anda yang ingin mengikuti investasi reksadana bahkan dapat memberi dana awal hanya Rp 1.000.000, bahkan ada yang Rp 200.000.

5. Praktis dan fleksibel

Investasi reksadana tidak ribet alias praktis dan sangat fleksibel. Yang Anda lakukan cukup mengirim setoran dana dan pihak manajer investasi akan melakukan penyusunan investasi yang sudah Anda setor. Selain itu, di investasi reksadana terdapat beragam produk yang bisa Anda pilih sesuai dengan apa yang Anda butuhkan dan inginkan. Kemudian, Anda juga bisa melakukan pergantian produk apabila dibutuhkan.

Rugi Berinvestasi Reksadana

Namun, ada beberapa kekurangan yang dimiliki oleh investasi reksadana, antara lain adalah sebagai berikut:

1. Risiko efek utang

Risiko efek utang atau disebut sebagai risiko kredit merupakan risiko yang bisa timbul karena para penerbit utang tersebut tidak bisa membayar. Hal ini tentunya memengaruhi dana Anda yang ada ada reksadana.

2. Risiko fluktuasi harga

Sebagai contoh, kebijakan politik maupun hukum misalnya terkait kenaikan pajak pada kendaraan. Kenaikan harga pajak ini tentunya akan menyebabkan penurunan penjualan kendaraan dan otomatis saham perusahaan mobil juga mengalami penurunan.

3. Risiko likuiditas

Risiko likuiditas dimana pihak manajer investasi tidak bisa segera melakukan pelunasan penjualan kembali unit penyertaan reksadana yang Anda miliki. Memang BAPEPAM sendiri sudah mengatur hal tersebut namun karena satu dan hal lain hal yang ekstrim hal proses ini bisa dihentikan sementara.

Tahukah Anda bahwa dana reksadana juga tidak dijamin oleh LPS. Jadi apabila hal yang tidak diinginkan seperti kebangkrutan maka tida ada pengembalian dana. Namun tentunya high risk high return. Reksadana diakui adalah semacam deposito dengan bunga yang jauh lebih tinggi. Masing-masing dari kita bisa memutuskan sendiri melihat dari untung rugi investasi reksadana ini. Yang namanya bisnis dan investasi pasti punya keuntungan dan kerugian masing-masing, atau lebih tepatnya kelebihan dan kekurangan bukan kerugian.

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty