Tunggu The Fed, Indonesia Segera Rumuskan Paket Kebijakan

By on August 26, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,692 kali
Investasi-Reksadana

Tunggu The Fed, Indonesia Segera Rumuskan Paket Kebijakan

Fundamental ekonomi Indonesia saat ini diyakini jauh lebih kuat bila dibandingkan dengan krisis ekonomi 1998 dan 2008. Karena itu, diyakini resilient atau daya tahan ekonomi Indonesia dalam menghadapi gejolak ekonomi global saat ini jauh lebih baik.

Meski demikian, menurut Staf Khusus Presiden bidang Ekonomi dan Pembangunan, Firmanzah, Indonesia tetap perlu mewaspadai kemungkinan direalisasikannya pengurangan atau penghentian stimulus moneter (quantitative easing) tahap ke-III di Amerika Serikat (AS).

“Apabila The Fed (Bank Sentral) AS benar-benar merealisasikan penghentian stimulus moneter tahap ke-III, maka kita perlu segera menghitung dan merumuskan kembali apakah obat-penawar atau paket-kebijakan yang kita miliki telah memadai,” katanya seperti dilansir dari situs resmi Setkab, Senin (26/8/2013).

Menurut Firmanzah, dampak pengurangan atau penghentian stimulus moneter di Amerika Serikat telah membuat goncangan tidak hanya di Asia-Pasifik seperti India, Australia, Indonesia, Singapura, Malaysia, Philipina, Thailand tetapi juga Amerika Latin. Brasil misalnya, beberapa hari ini menggelontorkan USD60 miliar  untuk menstabilkan nilai tukar mata uangnya dan pasar saham.

“Beberapa pihak mulai mengkhawatirkan situasi yang dihadapi Indonesia saat ini berpotensi menciptakan situasi krisis seperti krisis ekonomi pada 1998. Beberapa kalangan juga mulai mempertanyakan daya tahan ekonomi kita saat ini apakah sekuat ketika menghadapi krisis Subprime-Mortgage di Amerika Serikat pada 2008,” pungkasnya.

(Rizkie Fauzian, Okezone.com)