Tujuh Langkah untuk Memastikan Belanja Online dengan Kartu Kredit Tetap Aman

By on November 16, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 388 kali

Perencanaan Keuangan – Waspada kartu kredit Anda terkena Hacked ketika berbelanja online. Melakukan belanja secara online pada saat ini sangat lumrah, tetapi transaksi online dengan kartu kredit memungkinkan hacker untuk mengambil data pribadi Anda yang kemudian bisa sangat merugikan Anda, seperti tagihan kartu kredit membengkak.

Namun, percaya atau tidak sebenarnya relatif mudah untuk menjaga diri Anda dari penipuan online. Selama Anda mengambil beberapa tindakan pencegahan sederhana, Anda dapat waspada kartu kredit Anda terkena Hacked. Berikut adalah beberapa tips sederhana dasar untuk memastikan pembelian online dengan kartu kredit Anda tetap aman.

Memeriksa ‘s ‘

Ketika mengetika alamat website untuk berbelanja onlie, pastikan alamat situs dimulai dengan https:// daripada http://. Tambahan ‘S’ menandakan situs menggunakan sistem enkripsi untuk berebut informasi dari Anda. ‘S ‘ tidak menjamin transaksi adalah 100 persen aman, tetapi setidaknya hal ini memberikan Anda tambahan keyakinan.

Tidak berbelanja online di tempat umum

Jangan melakukan transaksi online di tempat umum. Website sering menyimpan informasi login, dan tentu Anda tidak ingin tanpa sengaja meninggalkan akun yang terbuka untuk orang berikutnya yang menggunakan komputer. Bahkan jika Anda rajin melakukan log out pada akun Anda, masih ada kemungkinan untuk hacker untuk menginstal keylogger information untuk merekam kata kunci Anda. Hal ini tentunya bisa membocorkan informasi mengenai nama pengguna, sandi, nomor kartu kredit,  dan informasi pribadi Anda lainnya.

Menggunakan laptop pribadi atau tablet Anda sendiri dengan koneksi WiFi publik juga tidak aman. Karena Hacker dapat mengambil informasi Anda menggunakan koneksi WiFi publik. Anda sangat disarankan untuk berbelanja online dengan komputer Anda sendiri dengan koneksi WiFi pribadi. Jika Anda cenderung untuk melakukan transaksi di tempat umum, ertimbangkan untuk menggunakan sebuah VPN.

Jangan pernah memberikan nomor pin

Anda tidak perlu memberikan nomor pin Anda ketika melakukan transaksi pembelian secara online. Jika situs web tampaknya akan bertanya untuk informasi yang diluar kebiasaan, segera tinggalkan situs dan jangan membukanya lagi.

Pastikan software anti-virus Anda selalu diperbaharui

Setiap komputer membutuhkan software anti virus. Ibaratnya Anda meninggalkan diri Anda yang terbuka lebar untuk bisa diserangan dan terkena pelanggaran keamanan. Menginstal software terpercaya yang selalu diperbaharui secara teratur. Anda juga harus ingat bahwa web browser dan sistem operasi Anda saat ini merupakan penambalan keamanan terbaru. Bagi orang yang tidak hi-tech, hal ini mungkin tampak sedikit rumit, tapi sebagian besar perangkat lunak ini diperbaharui secara otomatis selama Anda memiliki perangkat lunak di komputer Anda.

Periksa enkripsi keamanan

Sekali lagi, hal ini bukan jaminan sistem keamanan yang sempurna, tetapi dapat membantu Anda merasa lebih baik ketika melakukan transaksi online. Situs-situs valid akan ada enkripsi keamanan SSL, seperti VeriSign dan TRUSTe. Hal ini memungkinkan konsumen mengetahui bahwa seseorang telah meluangkan waktunya untuk memverifikasi keamanan dari vendor. Enkripsi keamanan ini mungkin saja dipalsukan, tetapi jika tidak ada enkripsi keamanan sama sekali, Anda perlu mempertimbangkan untuk memasukkan informasi lebih lanjut.

Kata sandi yang kuat

Sandi yang kuat sangat penting. Anda harus selalu menggunakan campuran angka dan huruf, karakter huruf besar dan huruf kecil dan setidaknya satu simbol seperti @ atau % pada kata kunci Anda. Jangan gunakan kata-kata yang mudah ditebak seperti nama Anda, nomor pin Anda atau kata-kata “password.” Buat sandi yang unik, dan jangan menggunakan sandi yang sama untuk beberapa account. Jika seseorang mengetahui salah satu sandi, Anda tidak ingin orang tersebut memiliki akses ke segala akun Anda.

Mempercayai insting

Anda mungkin akan aman pada situs-situs besar. Situs yang lebih kecil, dan kurang dikenal memerlukan perhatian ekstra. Jika situs terlihat usang atau dirancang dengan buruk, maka berhati-hatilah.

Jika Anda menerima email dengan link ke situs web, jangan pernah berbelanja langsung melalui link tersebut, bahkan jika situs web merupakan perusahaan besar, dan sudah dikenal. Sebaiknya, navigasikan ke situs melalui browser web Anda. Anda dapat mengunjungi situs secara langsung jika Anda tahu alamatnya atau mencarinya di Google jika tidak ingat alamatnya. Hal ini akan membantu Anda terhindar untuk mengklik link penipuan. Semoga informasi tersebut membuat Anda mendapatkan tambahan pengetahuan tentang waspada kartu kredit Anda terkena Hacked.