Trik Memulai Investasi Saham Bagi Pemula

By on December 18, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 286 kali

Investasi Saham – Cara investasi saham bagi pemula bisa dipelajari dari banyak sumber seperti dari internet, buku, menghadiri seminar dan pelatihan dari narasumber ahli, serta belajar dari pengalaman sendiri. Selalu ada pertama kali untuk semua hal, termasuk belajar investasi saham. Investasi saham ini memang termasuk tinggi resikonya tetapi juga diimbangi dengan nilai return yang tinggi. Investasi saham juga kini tidak hanya dilakukan oleh pebisnis dengan modal besar atau kelas perusahaan. Investasi saham kini sudah semakin mudah dengan kecanggihan teknologi dan dengan adanya jasa-jasa broker yang membantu investor untuk terhubung dengan pasar. Berikut adalah beberapa tips cara investasi saham bagi pemula.

Memulai dengan modal kecil

Jika ada yang menawarkan kepada Anda untuk investasi dengan modal sekian juta bisa untung berkali lipat dengan resiko yang rendah jangan percaya. Resiko investasi saham sama besarnya dengan jumlah keuntungan yang bisa Anda terima. Maka dari itu bagi Anda yang belum berpengalaman, belajarlah dulu membaca software untuk jual beli saham dan cara menganalisanya. Dana yang disetorkan juga sebaiknya kecil saja untuk menghindari kerugian yang terlalu besar.

Praktek analisa fundamental

Dalam menganalisa nilai investasi saham digunakan dua metode yaitu analisa teknikal dan fundamental. Cara investasi saham bagi pemula terlebih dahulu adalah melakukan analisa fundamental. Teknik analisa ini mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai perusahaan emiten atau perusahaan yang akan Anda beli sahamnya. Tujuannya adalah mengetahui seluk beluk profil perusahaan, bidang apa saja yang dikembangkan, laporan keuangannya, dan isu-isu yang berkaitan dengan perusahaan tersebut karena berpengaruh terhadap nilai sahamnya.

Pelajari analisa teknikal

Analisa fundamental saja belum cukup untuk menganalisa pergerakan harga saham dan kapan harus jual atau kapan harus beli. Analisa teknikal adalah analisa dengan cara menggunakan rumus dan menganalisa data-data yang berupa angka dan data matematis. Data tersebut bisa didapatkan di beberapa lembaga atau perusahaan baik secara online ataupun offline. Ketika masuk ke bursa efek nanti, biasanya akan ada standar nilai harga dan volume penjualan yang digunakan untuk jual beli saham.

Lakukan investasi jangka panjang

Cara investasi saham bagi pemula selanjutnya adalah dengan fokus pada investasi jangka panjang. Pasar saham adalah pasar yang sangat fluktuatif sehingga memang bisa dilakoni dalam jangka pendek. Namun karena sangat fluktuatif maka resikonya cenderung lebih besar jika Anda hanya melakukannya dalam jangka waktu pendek. Harga saham pada umumnya mengalami kenaikan apabila tingkat ekonomi nasional juga naik sehingga keuntungan yang Anda dapatkan bisa lebih besar jika menunggu dalam jangka waktu yang lebih lama.

Review portofolio secara berkala

Meski Anda melakukan investasi saham menggunakan jasa broker atau melalui Manajer Investasi, bukan berarti Anda bisa lepas tangan seluruhnya dan tidak melihat sendiri perkembangan nilai saham yang Anda pegang. Lakukan review portofolio yang Anda miliki dalam periode waktu tertentu misalnya 3 bulan, 6 bulan, dan satu tahun sekali. Saat melakukan review akan terlihat saham perusahaan mana yang kinerjanya bagus dan stabil. Saham yang cepat naik tetapi juga cepat turun resikonya cenderung besar, Anda bisa mempertimbangkan untuk meninggalkannya.

Kesalahan umum yang terjadi pada investor pemula sehingga jatuh ke lubang kegagalan adalah karena terlalu serakah. Karena sudah merasakan untungnya, maka ia mengambil langkah berinvestasi ulang dengan resiko yang besar. Karena tidak siap dan modal hanya berada di satu keranjang investasi saja maka kerugian besar tidak bisa dihindari lagi. Jangan lupa juga untuk aware terhadap isu politik dan ekonomi karena kedua isu itu bisa sangat mempengaruhi pergerakan harga saham. Demikian tips-tips mengenai cara investasi saham bagi pemula.