Transaksi Trading Forex

By on July 4, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 3,221 kali
Investasi Forex

Transaksi Trading Forex

Perlu untuk kita ketahui mengenai apa saja transaksi pada trading forex, baik itu apa yang akan diperdagangkan, serta harga dan jenis transaksi yang dapat dilakukan. Nah, kali ini kami akan mengulas akan hal tersebut. Lantas apa sih sebenarnya yang akan diperdagangkan ? mungkin pertanyaan ini kedengarannya agak aneh ya, yang jelas di dalam forex trading yang akan diperdagangkan itu ya forex atau valuta asing. Namun sebenarnya poin yang anda harus anda ketahui bukan itu saja sebab untuk anda yang ingin menjadi seorang trader forex, didalam forex trading sendiri suatu mata uang yang akan diperdagangkan itu harus secara berpasangan atau yang sering dikenal dengan pairs. Misalnya saja yang biasa disediakan adalah pair EUR/USD, maka ini maksudnya pasangan antar mata uang Euro serta Dollar US. Lalu kenapa mata uang tersebut haruslah berpasangan? karena dengan dipasangkan seperti itu berarti kita dapat secara langsung melakukan transaksi “jual” tanpa harus memiliki pair tersebut. Bingung? Jadi pada intinya kita dapat melakukan suatu transaksi jual maupun beli semua pair secara langsung, namun semua itu bergantung terhadap analisis anda atas pergerakan dari harga pair tersebut.

Untuk istilah dasar yang perlu anda kenal adalah pips dan lot. Dimana pips itu merupakan satuan yang digunakan dalam perubahan nilai pada forex, misalnya EUR/USD terjadi pergerakan dari 1.3050 menjadi 1.3051 jadi perrgerakan yang terjadi yaitu 1 pip (naik). Pada dasarnya pip itu nilai tambah atas angka desimal terakhir yang berada di belakang koma. Selain itu pip bisa juga digunakan untuk menghitung loss maupun profit. Oleh karena itu pasar valas sering diperjual belikan dalam lot. Selanjutnya kita juga mengenal Offer, Bid dan Spread. Offer merupakan harga yang diberlakukan saat kita melakukan pembelian (pair), Bid merupakan harga yang diberlakukan saat kita menjual (pair) sedangkan Spread merupakan selisih antara keduannya (Offer dan Bid). Apabila kita berbicara mengenai jenis-jenis yang ada dalam transaksi forex, pada umumnya transaksi terhadap pair yang dapat dilakukan antara lain “Buy” dan “Sell”. Terdapat dua perintah untuk masing-masing transaksi:

  1. Instant Execution Order

Perintah ini digunakan untuk harga pasar saat ini.

  1. Pending Order

Perintah yang dilakukan apabila menyentuh titik dari suatu harga (harga booking).

Untuk Pending order sendiri ada 4 jenis bagian:

  • Buy Stop, yaitu memasang perintah “buy” pada suatu harga tertentu. Ini diharapkan harga bergerak naik hingga terjadi order buy, sehingga bisa mendapat profit saat harga terus mengalami kenaikan tersebut .
  • Sell Stop, yaitu memasang perintah “Sell” pada suatu harga tertentu. Ini diharapkan harga bergerak turun hingga terjadi order sell, sehingga bisa mendapat keuntungan saat harga mengalami penurunan tersebut.
  • Buy Limit, yaitu memasang perintah “buy” pada suatu harga tertentu, diharapkan harga mengalami penurunan ke harga tersebut, jadi apabila menyentuh harga yang sudah kita tetapkan maka akan berjalan order buy. Setelah itu diharapkan harga bergerak naik (mental di titik tersebut) sehingga mendapat profit.
  • Sell Limit, yaitu memasang perintah “buy” pada suatu harga tertentu, diharapkan harga mengalami penurunan dan menyentuh harga yang ditentukan otomatis akan terjadi order sell. Setelah itu diharapkan harga bergerak turun sehingga bisa mendapatkan keuntungan.

Kemudian kapan saat kita melakukan “buy” maupun “sell” ? Sebenarnya yang menjadikan acuan untuk melakukan hal tersebut adalah dengan melakukan “buy” pada saat harga diposisi yang rendah dan anda perkirakan bakal terjadi kenaikan, sedangkan melakukan “sell” pada saat harga diposisi yang tinggi dan diperkirakan akan mengalami penurunan.