Tips Penting Untuk Memulai Bisnis yang Jangan Disepelekan

By on June 18, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 511 kali

Start-Up Bisnis – Saat memiliki sebuah ide bisnis, maka sebaiknya segera realisasikan ide tersebut. Cobalah untuk segera mengeksekusinya dengan mewujudkan sebagai sesuatu yang nyata. Namun, yang perlu diingat adalah tidak menjalankannya dengan asal-asalan. Oleh karena itu, Anda wajib memiliki sebuah perencanaan bisnis yang matang serta strategi bisnis yang bagus untuk bisa melangkah dengan mantap dalam menjalankan bisnis. Harapannya, agar bisnis yang sedang dijalankan tentunya berkembang sesuai dengan target dan mencapai kesuksesan.

Buatlah sebuah perencanaan bisnis

Dengan memiliki sebuah perencanaan bisnis yang matang maka Anda tidak akan melenceng dari tujuan bisnis. Sebaiknya Anda menuliskan rencana bisnis dengan detail terkait apa saja yang harus dilakukan dalam jangka pendek maupun jangka waktu yang panjang. Tentukan target agar Anda semakin termotivasi dalam menjalankan bisnis setiap hari. Pastikan bahwa Anda juga sudah menentukan segmentasi pasar dan juga konsumen yang akan mengkonsumsi produk Anda. Buatlah sebuah sistem yang mampu menjalankan semua perencanaan bisnis tersebut berjalan baik setiap harinya. Saat Anda sudah membuat perencanaan bisnis secara detail maka sudah saatnya untuk menjalankan bisnis dan melangkah ke tahap selanjutnya.

Strategi promosi

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mempromosikan bisnis Anda. Hal tersebut bisa dilakukan secara offline maupun online. Artinya, Anda bisa membuat sebuat brosur yang disebarkan kepada setiap orang yang akan menjadi target konsumen. Dengan sebuah desain brosur yang unik dan menarik maka akan membuat calon konsumen untuk membeli produk Anda. Selain itu, manfaatkan kemajuan teknologi internet untuk mempromosikan produk Anda, terlebih melalui media sosial. Anda bisa membuat sebuah website dengan desain menarik yang menunjukkan berbagai macam produk Anda sehingga konsumen tak ragu untuk membeli produk Anda. Kemudian, Anda juga bisa menjaring konsumen melalui media sosial seperti facebook, twitter, instagram maupun pinterest untuk mempromosikan produk Anda. Pasanglah foto atau video yang bisa menarik minat konsumen untuk membeli produk Anda.

Mempunyai SDM yang berkualitas

Memiliki tenaga kerja yang berkualitas tentu akan semakin mendukung kelancaran dalam berbisnis. Oleh karena itu, jangan asal memilih dalam merekrut karyawan yang justru akan menghambat laju perkembangan bisnis. Pilihlah seorang karyawan yang memang benar-benar siap bekerja dan memiliki skill yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda. Tak hanya itu saja, pastikan bahwa pegawai yang direkrut merupakan tipe orang yang pekerja keras dan loyal dan terhadap perusahaan. Ketika pegawai Anda bisa bekerja dengan baik dan selalu mencapai target maka jangan ragu untuk memberikan reward kepada mereka. Hal itulah yang akan membuat karyawan Anda merasa semakin betah dan nyaman dalam bekerja. Dengan begitu, mereka akan semakin termotivasi untuk bekerja lebih baik dan bisa memberikan keuntungan yang besar bagi perusahaan.

Jangan mempersulit konsumen dalam bertransaksi

Kemudahan dalam bertransaksi merupakan salah satu faktor yang menentukan seorang konsumen dalam membeli suatu produk. Di jaman seperti sekarang, jangan sampai Anda membatasi seorang konsumen dalam bertransaksi. Cobalah untuk membuka segala kemungkinan dalam bertransaksi. Jangan hanya terpaku untuk bertransaksi dalam bentuk uang tunai saja. Tapi, sebaiknya Anda memanfaatkan teknologi telekomunikasi dan internet agar memudahkan konsumen dalam bertransaksi. Anda sebaiknya menerima pembayaran yang dilakukan oleh konsumen baik melalui kartu debit atm, kartu kredit, ataupun memberikan layanan pesan antar by phone maupun email. Dengan begitu, konsumen akan semakin nyaman dalam membeli setiap produk Anda.

Perhatikan cash-flow keuangan

Segala sesuatu yang berkaitan dengan uang merupakan hal yang tidak bisa dianggap remeh. Artinya, Anda tetap harus mengetahui cash-flow keuangan perusahaan baik untuk harian maupun bulanan. Dengan begitu Anda tetap bisa mengontrol keuangan perusahaan agar tetap digunakan dalam pos-pos keuangan yang telah ditentukan. Hal ini juga bertujuan agar pengeluaran perusahaan tidak membengkak karena adanya uang yang digunakan tidak dengan semestinya.

 

Sumber: studentpreneur.co