Tips Meninggalkan Kesan Pertama yang Baik Terhadap Calon Pelanggan

By on April 7, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 3,349 kali

Tips Meninggalkan Kesan Pertama yang Baik Terhadap Calon PelangganStart-Up Bisnis – Anda masih ingat dengan sebuah iklan yang menggambarkan betapa petingnya kesan pertama kan? Benar, bagaimanapun juga, ketika Anda pertama kali bertemu dengan orang yang tidak dikenal maka kesan pertama sangat menentukan. Jika kesan pertama yang ditangkap orang lain sedikit negatif maka bukan tidak mungkin efek selanjutnya kepada Anda pun juga tidak baik. Sebaliknya, jika Anda memberikan kesan positif kepada mereka yang baru pertama kali bertemu maka respon yang akan diterima pun sangat positif.

Dalam dunia bisnis, mendapat kesan pertama yang baik dari seorang pelanggan juga bukanlah hal yang mudah. Bukan hanya kesan pertama dari segi pelayanan saja tetapi juga kesan pertama agar pelanggan dengan produk yang ditawarkan. Jika mampu membuat sebuah kesan pertama yang baik maka selanjutnya akan menjadi lebih mudah dalam menawarkan suatu produk kepada pelanggan. Hal ini tentu akan memberikan keuntungan tersendiri bagi Anda. Pasalnya, proses transaksi yang terjadi dengan pelanggan menjadi lebih mudah sehingga bisa mendapat keuntungan yang lebih besar.

Gunakan setelan pakaian yang rapi dan wangi

Setiap manusia tentunya sangat senang sekali dengan hal-hal yang berbau keindahan, kerapian dan juga suasana yang nyaman tentunya. Oleh karena itu, tanpa harus disuruh pun seharusnya Anda juga berpenampilan yang rapi setiap hari. Jangan pernah sekalipun bertemu dengan pelanggan dengan pakaian yang apa adanya. Pasalnya, hal tersebut akan membentuk persepsi pelanggan bahwa Anda sendiri pun tidak serius dalam membangun bisnis. Dampaknya adalah pelanggan akan berasumsi bahwa produk-produk milik Anda juga tak jauh berbeda dengan penampilan Anda yang apa adanya. Bahkan, dalam sebuah film yang menceritakan kisah sukses pebisnis seperti Mark Zuckerberg ataupun Bill Gates juga tampil rapi saat menghadapi pelanggannya. Anda tak perlu menggunakan pakaian dengan label mewah, cukup bisa tampil rapi. Karena pakaian yang rapi sudah bisa mewakili Anda memang serius dalam menjalankan bisnis.

Jangan lupa untuk tersenyum dan menjaga kontak mata

Jika Anda ingin menimbulkan kesan pertama yang positif maka hal yang perlu diingat adalah untuk selalu memberikan senyuman terbaik. Setiap pertama kali bertemu dengan pelanggan upayakan untuk selalu tersenyum dan sapalah dengan ramah. Dengan melakukan kedua hal tersebut maka pelanggan akan merasa nyaman ketika berbincang dengan Anda. Tidak mudah memang untuk selalu tersenyum setiap saat. Namun, Anda bisa melatih diri Anda sendiri dengan cara tersenyum di depan cermin. Dengan begitu Anda akan tahu apa efek yang akan ditimbulkan saat Anda sedang tersenyum. Selain tersenyum, Anda juga sebaiknya menjaga kontak mata dengan pelanggan. Hal itu menunjukkan bahwa Anda memiliki perhatian khusus terhadap pelanggan. Jika sudah mampu memberikan kesan positif maka pelanggan pun akan tertarik membeli produk Anda.

Berbincang dengan pelanggan dalam berbagai topik

Saat menjadi seorang pemilik bisnis, maka Anda dituntut untuk memiliki wawasan yang luas dalam berbagai hal. Jangan hanya memberikan kehebatan atau keunggulan produk Anda saja. Seorang pebisnis seharusnya mengetahui berbagai macam topik penting yang sedang hangat dibicarakan oleh orang lain. Selain itu, pelanggan juga sangat senang jika diajak berbincang mengenai hal-hal baru yang sebenarnya belum banyak diketahui olehnya. Dengan begitu, Anda juga bisa menjalin komunikasi yang interaktif antara pelanggan dengan Anda. Oleh karena itu, jangan sampai perbincangan yang sudah dibangun menjadi monoton sehingga pelanggan tidak tertarik untuk membeli produk Anda.

Perhatikan ekspresi pelanggan Anda

Pelanggan yang datang kepada Anda memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Bukan hanya sifat yang dimilikinya semata tetapi juga kondisi mood yang sedang dialami setiap pelanggan pun juga berbeda. Tak sedikit Anda menemui seorang pelanggan yang datang dengan perasaan yang gembira walaupun memang sedang tidak ingin berbelanja. Tapi, ada banyak pula pelanggan yang datang dengan perasaan cemberut dan pasif yang hanya ingin to the point saja saat mau membeli produk. Oleh karena itu, Anda pun seharusnya memperhatikan setiap gerak-gerik mereka untuk bisa merasakan apa yang sedang dialaminya. Dengan memahami apa yang sedang dialami oleh pelanggan maka Anda pun bisa melakukan strategi yang bisa mencairkan suasana. Setelah mendapat kesan yang positif maka Anda akan dapat dengan mudah menawarkan berbagai macam produk.

Orang paling senang saat diajak bercanda

Pada dasarnya, sebuah jokes ringan saat berbincang dengan pelanggan adalah cara paling mudah untuk mencairkan suasana. Oleh karena itu, kebanyakan pebisnis pun akan mengajak bicara pelanggan untuk bisa merebut hatinya. Banyak pelanggan yang diajak ngobrol oleh pebisnis seperti layaknya temannya sendiri. Bahkan, ketika sudah terjalin komunikasi yang aktif maka akan terlontar jokes yang mampu mencairkan suasana dengan sendirinya. Tapi Anda perlu berhati-hati juga saat mengeluarkan jokes kepada pelanggan. Pasalnya, tidak semua pelanggan bisa menerima jokes Anda karena dianggap menyinggung. Jadi, Anda tetap perlu memperhatikan etika berkomunikasi saat mengeluarkan jokes kepada pelanggan.

Upayakan untuk tidak mendominasi

Sebagai pemilik bisnis, tentunya akan sangat menguasai semua produk yang akan dibeli oleh pelanggan. Oleh karena itu, jangan sampai Anda terlihat lebih dominan oleh pelanggan sehingga menimbulkan kesan yang arogan dan sombong. Buatlah situasi dimana pelanggan mau berbincang dengan Anda serta bisa menanggapi setiap topik pembicaraan yang berlangsung. Pasalnya, dengan adanya feedback dari pelanggan maka itu menunjukkan bahwa Anda sudah bisa memberikan kesan yang positif. Berbeda halnya saat Anda terlalu dominan sehingga membuat pelanggan tidak tertarik membeli produk Anda. Jangan sampai Anda terlalu sering memotong pembicaraan seolah-olah yang disampaikan oleh pelanggan tidaklah terlalu penting.

Berikan kejutan pada pelanggan Anda

Mungkin Anda memerlukan biaya tambahan untuk bisa melakukan hal ini. Tapi, memberikan hadiah atau surprise kepada pelanggan tentu akan memliki efek jangka panjang. Walaupun pada akhirnya pelanggan juga tidak menggunakan produk Anda tapi hal tersebut akan membuat seorang pelanggan loyal terhadap bisnis Anda kedepan nantinya.

Kesan pertama akan menimbulkan respon bagi pelanggan. Oleh karena itu, dengan memberikan kesan yang positif maka akan memberikan efek yang positif pula bagi Anda.

 

Sumber: Agus Fariansyah/studentpreneur.co