Tips Menghadapi Agen Asuransi

By on November 26, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 496 kali

Asuransi – Menghadapi agen asuransi mungkin menjadi hal yang menyebalkan dan menakutkan bagi sebagian orang. Memang agen-agen asuransi sering bergerilya aktif dalam mencari nasabah dan seperti tidak pernah lelah mengejar calon nasabah untuk menawarkan produk asuransi. Padahal sebenarnya agen asuransi dapat membantu Anda menyiapkan diri dari masalah keuangan di masa depan. Ada beberapa tips bermanfaat dalam menghadapi ‘kejaran’ agen asuransi tersebut.

Cara Menghadapi Agen Asuransi

1. Menentukan tujuan finansial
Tentukan tujuan mengambil asuransi. Apakah untuk perlindungan jiwa, kesehatan, persiapan pendidikan, atau persiapan hari tua? Pengetahuan agen dapat digali untuk membantu menentukan produk asuransi yang sesuai atau memutuskan untuk tidak mengambil asuransi.

2. Bersikap kritis
Tanyakan secara detil bagaimana cara menghitung uang pertanggungan, situasi apa saja yang dilindungi perusahaan asuransi, bagaimana prosedur premi dan bagaimana prosedur pembayaran klaim. Dengan mengetahui penjelasan secara detil Anda juga memiliki alasan untuk menerima atau menolak tawaran produk dari agen.

3. Jujur
Katakan saja semua hal dengan jujur kepada agen asuransi, seperti kondisi kesehatan, kemampuan membayar premi, dan informasi pribadi. Ukur kemampuan membayar premi dengan kebutuhan bulanan. Idealnya Anda dapat menyisihkan 10% dari penghasilan untuk membayar premi asuransi.

4. Memilih agen yang tepat
Agen yang tepat akan membantu Anda mengatur kemampuan finansial. Karakter agen asuransi yang baik adalah yang menggali kebutuhan finansial calon nasabah terlebih dahulu. Seorang agen asuransi ideal akan lebih banyak mendengarkan daripada berbicara. Mereka akan banyak membantu dalam mengatur kemampuan finansial secara jujur dan menawarkan asuransi yang tepat untuk Anda.

Demikian cara menghadapi agen asuransi, jadi tidak perlu takut atau pun sungkan ketika agen datang menawarkan produk. Ada beberapa cara memilih agen asuransi yang tepat.

Tips Memilih Agen Asuransi

  • Usia masih muda. Tentunya agen asuransi diharapkan masih hidup ketika nasabah meninggal dunia, sehingga agen dapat mengurus klaim nasabah. Memang tidak ada yang tahu mengenai hidup dan mati seseorang, namun yang diharapkan adalah dengan usia muda lebih sehat serta harapan hidup lebih panjang daripada agen yang berusia tua.
  • Sudah memiliki produk yang ditawarkan. Agen yang menawarkan produk asuransi seharusnya juga sudah memiliki produk yang ditawarkan. Dengan demikian ia dapat merasakan manfaatnya secara langsung dan memberi informasi lebih obyektif. Anda tidak perlu sungkan melihat polis asuransi agen untuk mengecek keterangan yang diberikan.
  • Memiliki lisensi keagenan dari AAJI. Anda harus memastikan agen asuransi yang dipilih sudah terdaftar di AAJI (Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia). Hal ini dapat ditanyakan langsung pada agen, pastinya ia dengan senang hati akan menunjukkan lisensinya.
  • Sudah cukup lama menjadi agen. Menjadi agen asuransi dalam waktu lama membuktikan konsistensinya. Agen yang baru saja bergabung memiliki kecenderungan untuk beralih profesi ketika karirnya sebagai agen kurang bagus. Begitu juga dengan agen yang sudah terlalu lama menggeluti profesinya, ada kemungkinan perhatiannya pada nasabah baru agak kurang, karena nasabah yang ditangani sudah sangat banyak.
  • Menguasai produk dengan baik. Seorang agen ideal adalah yang memiliki pengetahuan produk dengan baik, jadi ia dapat menjawab pertanyaan Anda dengan baik. Anda dapat mengetahuinya apabila pertanyaan Anda dijawab dengan informasi yang bermanfaat dan jelas. Tapi jika jawabannya membingungkan, maka agen belum menguasai pengetahuan dari produk yang ditawarkan. Bisa jadi ia mengetahui dengan baik, namun cara penyampaiannya kurang tepat.

Tentunya Anda tidak ingin ada kesalahpahaman dalam berkomunikasi bukan? Jadi, tidak perlu sungkan menghadapi agen asuransi yang mendatangi Anda.