Tips Dan Trik Investasi Reksadana Untuk Pemula

By on July 6, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 509 kali

Investasi Reksadana – Jika Anda pernah membaca informasi mengenai investasi reksadana  mungkin Anda mulai tertarik untuk bergabung dengan investor lainnya bermain dalam reksadana. Pada dasarnya investasi reksdana terdengar mudah, Anda cukup membeli produk reksadana dari Manajer Investasi lalu tinggal menunggu keuntungan yang masuk ke dalam rekening dari hasil bagi keuntungan perusahaan tempat uang Anda diinvestasikan. Namun pada kenyataannya tidak sesederhana itu terutama karena investasi ini tidak ada jaminan keuntungan karena nilai portofolio efek pada reksadana sangat fluktuatif. Portofolio efek antara lain adalah saham, obligasi, pasar mata uang, dan lain sebagainya. Agar Anda tidak banyak tersandung dalam berinvestasi reksadana, berikut adalah beberapa trik untuk memulai.

Pelajari seluk beluk reksadana

Sama seperti segala bentuk bisnis, investasi reksadana juga memiliki resikonya. Semakin besar modal yang Anda tanamkan semakin besar resiko yang Anda tanggung, namun juga semakin besar potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Oleh karena itu sebelum berinvestasi Anda harus pahami baik-baik resiko reksadana yang termasuk mempelajarai perusahaan tempat dana Anda akan diinvestasikan. Perusahaan yang memiliki laporan keuangan positif setiap bulannya akan lebih aman dibanding perusahaan yang naik turun keuntungannya.

Pilih MI sesuai kebutuhan

Manajer Investasi bisa berupa bank, perusahaan asuransi, atau memang perusahaan yang khusus di bidang asset management. Masing-masing MI memiliki kebijakannya sendiri dan memiliki afiliasi dengan perusahaan yang berbeda-beda. Masing-masing MI juga bisa berbeda dalam menetapkan jumlah minimal dana yang disetorkan. Pastikan MI yang Anda pilih adalah Manajer Investasi yang memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) karena penghimpunan uang oleh MI yang tidak terdaftar dalam OJK adalah illegal. Hal inilah yang kemudian banyak menimbulkan kasus investasi bodong. Berhati-hati dalam memilih Manajer Investasi adalah hal penting dalam trik investasi reksadana untuk pemula.

Cari tahu mengenai prosepektus

Trik investasi reksadana untuk pemula selanjutnya adalah mencari info lengkap mengenai produk. Setelah Anda memiliki pilihan MI yang memiliki izin resmi, langkah selanjutnya adalah dengan mencari tahu mengenai produk reksadana yang ingin Anda beli. Cara mencari tahunya adalah dengan mengunjungi situs MI yang Anda pilih dan Anda tinggal mengklik halaman yang berisi informasi mengenai produk reksadana yang ia jual. Jika Anda tertarik dengan suatu produk yang Anda nilai cukup menguntungkan, cari tahu mengenai prospektus atau informasi selengkapnya yang biasanya juga terdapat di halaman produk. Prospektus reksadana biasanya berisi:

1. Nama produk reksadana
2. Kinerja produk selama periode tertentu
3. Kebijakan investasi
4. Bank kustodian untuk menyimpan aset investor
5. Ketentuan tatacara pembelian dan penjualan
6. Bank dan agen penjual tempat bisa dibelinya produk reksadana
7. Nomor kontak dan alamat Manajer Investasi

Kenali profil resiko

Dalam proses pembuatan rekening reksadana di MI, Anda akan disodorkan berbagai form untuk diisi yang berisi mengenai identitas termasuk NPWP Anda. Di antara form tersebut akan ada form yang akan menentukan tipe profil resiko apakah Anda. Profil resiko investor dibagi menjadi 3 kategori yaitu tipe konservatif alias tidak mau mengambil resiko, tipe moderat, dan tipe agresif atau tipe yang berani mengambil resiko. Ingat dalam berinvestasi berlaku high risk high return yang berarti semakin besar resiko maka semakin besar potensi keuntungan yang Anda dapatkan. MI akan memberikan rekomendasi jenis reksadana seperti apa yang cocok untuk Anda. Berikut adalah jenis reksadana yang cocok untuk masing-masing profil resiko:

1. Tipe konservatif : reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap
2. Tipe moderat : reksadana campuran
3. Tipe agresif: reksadana saham