Tips Agar Tidak Ada Tambahan Utang Saat Kredit Rumah

By on April 20, 2015 | Artikel ini Sudah di baca 2,506 kali

Perencanaan Keuangan – Pasti impian tiap orang memiliki rumah sendiri baik itu yang telah berkeluarga maupun yang masih single. Karena memiliki rumah sendiri menandakan kemampuan keuangan Anda dan ingin memberikan kenyamanan pada keluarga Anda. Tapi disaat keinginan untuk membeli rumah sangat besar, namun masih tidak yakin apakah Anda bisa membelinya dengan gaji Anda saat ini?

Masalah ini, memang sering dirasakan oleh banyak orang. Apalagi, harga rumah yang semakin tinggi memaksa Anda memutar otak untuk mencari jumlah harga, atau cicilan yang sesuai.

Masalahnya, jika gaji Anda masih sulit untuk menutup kebutuhan hidup bulanan, bagaimana bisa Anda membayar cicilan rumah nantinya.

Pertanyaannya, bagaimana cara mengetahui cicilan rumah yang sesuai?

Ini adalah tiga cara yang bisa Anda lakukan, agar tidak terjerat utang saat kredit rumah:

Tidak paksakan kemampuan

Miliki rumah besar adalah sebuah kebanggaan. Apalagi, rumah itu memiliki halaman luas dan berlokasi di tengah kota.

Semuanya akan lebih mudah, karena bisa dekat dengan pusat perbelanjaan, kantor, dan ruang rekreasi publik.

Masalahnya, apakah Anda mampu untuk membelinya dengan kondisi keuangan yang Anda miliki saat ini?

Ingat, semakin besar rumah dan tanah, juga semakin dekat lokasinya ke pusat kota, akan memengaruhi harga rumah tersebut, yang akhirnya akan memengaruhi jumlah cicilan rumah Anda per bulan.

Membeli rumah di pinggir kota tidak seburuk yang Anda pikirkan. Bila beruntung, Anda juga bisa mencari tapak yang letaknya memiliki akses transportasi yang mudah untuk Anda berangkat bekerja.

Pilih cicilan yang sesuai

Bila membelinya secara kredit, pilihlah tenor yang panjang, agar cicilan yang harus Anda keluarkan juga relatif kecil. Gunakan kalkulator simulasi KPR online yang saat ini banyak tersedia untuk mempermudah dan melihat besarnya cicilan.

Jika jumlah cicilan per bulan melebihi sepertiga dari gaji Anda per bulan, sebaiknya perpanjang tenor. Semakin kecil jumlah cicilan, akan makin mudah untuk mengatur biaya hidup Anda per bulan.

Jangan lupa hitung cicilan lain yang masih Anda miliki. Jika rasionya masih tidak mencukupi untuk kebutuhan Anda per bulan, satu-satunya cara adalah tunda keinginan Anda untuk memiliki rumah.

Coba selesaikan dahulu segala cicilan yang Anda miliki, agar alokasi dana untuk membayar cicilan rumah nantinya lebih lega.

Pastikan uang muka siap

Bagaimana pun rumah yang ingin Anda beli, atau besar cicilan yang sanggup Anda bayar, namun jika membelinya secara kredit, Anda wajib siapkan uang muka.

Sebab, selain cicilan Anda juga perlu menyisihkan sebagian gaji Anda per bulannya untuk mengumpulkan uang muka pembayaran KPR.

Menurut regulasi yang ada, pemberi kredit akan memberikan kredit maksimal sebesar 70 persen dari nilai properti yang ingin dibeli (berbeda dengan produk KPRS yang bisa sampai 80 persen).

Dengan begitu, maka jumlah uang muka sebuah KPR sedikit menguras kantong. Coba hitung, jika rumah yang akan Anda beli seharga Rp240 juta, uang muka yang harus Anda persiapkan adalah Rp72 juta.

Di sinilah perlunya sebuah perencanaan keuangan. Hitung jumlah penghasilan dan pengeluaran rutin Anda setiap bulan.

Jadi, jika target Anda untuk mengajukan KPR adalah dua tahun, Anda harus berpikir bagaimana caranya mengumpulkan uang Rp72 juta dalam dua tahun.

Apabila cara yang Anda pilih untuk mengumpulkan uang tersebut adalah dengan cara menabung, maka jika dihitung sudah pasti Anda harus menabung Rp3 juta per bulan.

 

Sumber: cekaja.com