Tiga Presiden Fed: Disinlfasi Mungkin Dorong QE Lebih Lanjut

By on April 19, 2013 | Artikel ini Sudah di baca 2,981 kali

Tiga Presiden Fed: Disinlfasi Mungkin Dorong QE Lebih Lanjut

Tiga presiden bank regional Federal Reserve mengatakan penurunan lebih lanjut pada inflasi AS yang dibawah target Fed sebesar 2 % mungkin akan mensinyalkan perlu lebih banyaknya akomodasi.

“Jika inflasi tampak seperti itu dengan terus menurun, saya pasti akan pertimbangkan stimulus dengan tujuan untuk membawa inflasi diatas target, kata Jeffrey Lacker dari Fed Richmond hari ini, dia menambahkan bahwa dia tidak melihat adanya resiko disinflasi dalam waktu dekat. Presiden Fed Minneapolis Narayana Kocherlakota pada hari ini menyerukan untuk menjaga target inflasi “dari bawah”, dan James Bullard, presiden Fed St. Louis kemarin mengatakan bahwa “kita seharusnya mempertahankan target inflasi dari sisi yang rendah.”

Para pembuat kebijakan menunjukkan kecemasannya atas disinflasi bahkan oleh beberapa pejabat juga, termasih Lacker, yang menanjurkan membatasi pelonggaran dengan melambatnya laju pembelian obligasi Fed senilau $85 milyar.

Harga konsumen naik sebesar 1.3 persen di bulan Februari dari tahun sebelumnya, menyamai level terendah sejak Oktober 2009, menurut the Fed.

“The Fed  tidak mencapai dua targetnya dari dua sisi yaitu tingkat pengangguran yang masih terlalu tinggi dan inflasi yang terlalu rendah,” kata Josh Feinman, kepala ekonom di DB Advisors.

“Hal ini cukup membuat semakin besar kemungkinan bahwa the Fed akan tetap menjaga programnya sementara waktu, dan akan mempertimbangkan kembali penjualannya pada musimm panas ini yang berkurang, sebagian disebabkan oleh data inflasi,” kata Feinmanm mantan ekonom senior Fed di Washington