Ternyata, Investasi Reksadana Juga High Risk Loh

By on October 21, 2016 | Artikel ini Sudah di baca 463 kali

Investasi Reksadana – Tidak ada investasi yang tidak disertai dengan berbagai unsur resiko, sama halnya dengan reksadana. Karena inilah, calon investor seharusnya mengetahui resiko apa sajakah yang masuk dalam pertimbangan mereka sebelum memulai berinvestasi.

Dalam berinvestasi di Reksadana, pastinya Anda akan menemukan berbagai halangan. Salah satunya adalah Anda harus menyadari bahwa tidak ada jaminan untuk bisa mendapatkan keuntungan dalam kenaikan modal investasi. Sebenarnya masih banyak sekali yang dimiliki oleh Reksadana. Inilah mengapa investasi Reksadana juga high risk.

Beberapa unsur dari resiko umum pasar modal pastinya akan dilibatkan pada setiap pembelian efek. Biasanya ada beberapa faktor dari perubahan kondisi pasar yang mempengaruhi Reksadana, seperti perkembangan ekonomi nasional, global, atau regional. Kondisi politik, kebijakan pemerintah, pergerakan suku bunga, dan juga guncangan eksternal dapat menjadikan investasi Reksadana juga high risk.

Ketika membicarakan resiko efek pada investasi Reksadana, banyak sekali contohnya seperti kemungkinan default perusahaan penerbit kepada setiap pembayaran pokok obligasi atau pembayaran kupon. Beralih kepada resiko liquiditas yang menyebabkan investasi Reksadana juga high risk. Definisi dari resiko liquiditas ini adalah kemudahan sebuah efek untuk dapat dijual mendekati atau pada nilai yang wajar tergantung kepada volume yang sedang dijual di bursa.

Untuk resiko inflasi, potensi kerugian pada resiko ini dapat terjadi karena adanya kenaikan rata-rata harga konsumsi. Investasi Reksadana juga high risk untuk investor mempunyai dana yang berasal dari pinjaman. Resiko ini dikenal dengan nama resiko pembiayaan pinjaman. Biasanya fluktuasi suku bunga akan mempengaruhi besarnya biaya pinjaman dari waktu ke waktu. Investor bisa saja diminta untuk mengurangi jumlah pinjaman atau menambah agunan ke level yang sudah disepakati jika saja nilai investasinya menurun ke bawah tingkatan tertentu. Sebaiknya pertimbangkan lagi jika Anda ingin meminjam dana untuk membeli unit Reksadana, karena investasi Reksadana  juga high risk.

Karena ketidak-sesuaian yang terjadi pada peraturan, hukum, etika, Policy and Procedure Internal, dan juga aturan dari seorang Manajer Investasi, maka muncullah resiko ketidakpatuhan yang mempengaruhi keuntungan yang didapatkan oleh seorang investor. Manajer Investasi mempunyai pengalaman, keahlian, teknik / proses investasi, dan pengetahuan yang pastinya akan mempengaruhi kinerja setiap Reksadana. Lalu, kinerja Reksadana bisa saja mendapatkan dampak yang buruk jika saja ada kekurangan dari syarat-syarat yang harus dimiliki Manajer Investasi tersebut. Hal ini tentu saja dapat menyebabkan kerugiaan untuk para investor.

Ternyata banyak juga resiko yang dimiliki oleh Reksadana. Sudah bukan saatnya lagi jika Anda mengatakan bahwa Reksadana itu minim resiko. Investasi Reksadana juga high risk jika kita memperhatikannya dari berbagai sisi. Namun, tidak berarti jika Anda tidak bisa masuk kedalam dunia investasi yang satu ini. Tidak ada suatu usaha pun yang tidak mempunyai resiko. Karena itu, kenapa harus takut mencoba berinvestasi di Reksadana?

Program Referral
Keuntungan yang Anda akan Peroleh!

* Penghasilan Tanpa Batas
* Bonus Komisi Yang Dibagikan Setiap Bulan
* Jam Kerja Yang Fleksibel
* Dapat Dilakukan Secara Online Maupun Offline
* Anda Akan Mendapat Pelatihan Yang Komprehensif
* Anda Akan Mendapatkan Pengarahan Konsultasi
* Penghasilan anda; Komisi, Bonus Bounty